REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - Masa kelulusan SMA/SMK sering menjadi fase penuh pertanyaan. Setelah seragam putih abu-abu dilepas, muncul dilema besar antara lanjut kuliah ke mana dan memilih jurusan apa yang benar-benar punya masa depan? Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, memilih program studi tidak lagi bisa sekadar ikut tren atau mengikuti pilihan teman.
Salah satu program studi yang semakin relevan di era modern adalah Pariwisata. Bidang ini tidak lagi identik semata-mata dengan traveling atau bekerja di hotel. Industri pariwisata merupakan sektor luas yang mencakup manajemen layanan, perencanaan event, promosi digital, hingga kewirausahaan berbasis destinasi dan pengalaman.
Lulusan pariwisata memiliki peluang karier yang beragam, mulai dari industri perhotelan dan resort, travel consultant, event organizer dan MICE, hingga pengembangan konten kreatif dan wirausaha wisata lokal. Pariwisata hari ini adalah tentang bagaimana mengelola pengalaman, membangun layanan berkualitas, dan menghadirkan kreativitas dalam industri yang terhubung secara global.
Program studi ini sangat cocok bagi pelajar yang senang berinteraksi, tertarik pada budaya dan bahasa, serta memiliki minat pada bidang kreatif dan pelayanan. Selain itu, pembelajaran pariwisata identik dengan praktik lapangan dan proyek nyata, sehingga mahasiswa tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi juga pengalaman langsung yang aplikatif.
Perkembangan teknologi turut memperkuat relevansi bidang ini. Promosi destinasi kini dilakukan melalui media sosial, video kreatif, hingga platform digital. Artinya, lulusan pariwisata yang dibekali kemampuan digital memiliki nilai tambah yang signifikan dalam persaingan industri.
Industri pariwisata dikenal sebagai salah satu sektor dengan daya serap tenaga kerja yang tinggi. Tidak sedikit mahasiswa yang sudah bekerja atau merintis usaha sebelum lulus karena terbiasa menjalankan proyek dan praktik industri sejak awal perkuliahan.
Melihat potensi tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menghadirkan Program Studi Pariwisata dengan pendekatan berbasis industri dan digital. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI mengintegrasikan pembelajaran praktik, dosen berpengalaman, serta kurikulum adaptif yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Di UBSI kampus Kaliabang, komitmen tersebut diperkuat dengan dukungan fasilitas pembelajaran serta peluang beasiswa hingga 100 persen bagi siswa berprestasi, baik akademik maupun non-akademik.
Muhamad Tabrani selaku Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang menegaskan Program Studi Pariwisata dirancang untuk menjawab kebutuhan industri masa kini.
“Kami melihat industri pariwisata terus berkembang dan semakin terintegrasi dengan teknologi digital. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga berbasis praktik dan kebutuhan industri. Kami ingin mahasiswa Pariwisata memiliki kompetensi global, mindset kreatif, dan kesiapan kerja bahkan sebelum mereka lulus,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (2/4/2026).
Lulus sekolah bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan baru. Program Studi Pariwisata menawarkan kombinasi antara peluang kerja luas, pengalaman belajar yang dinamis, serta relevansi kuat dengan industri modern.
Bagi lulusan SMA/SMK yang ingin kuliah dengan prospek nyata, suasana belajar aplikatif, serta peluang beasiswa besar, Program Studi Pariwisata UBSI layak menjadi pilihan utama dalam menyiapkan masa depan. Segera daftarkan diri ke Program Studi Pariwisata UBSI melalui https://pmbubsi.id/pmb dan siapkan langkahmu menuju masa depan industri pariwisata digital.