Jumat 13 Mar 2026 16:37 WIB

Polisi Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras

Hingga saat ini, masih belum diketahui pelaku penyiraman air keras itu.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Mas Alamil Huda
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (kanan) dilaporkan disiram air keras di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam..
Foto: Republika/Thoudy Badai
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (kanan) dilaporkan disiram air keras di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam..

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus dilaporkan disiram air keras di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. Hingga saat ini, masih belum diketahui pelaku penyiraman air keras itu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan kasus itu telah ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat. Menurut dia, polisi masih harus meminta keterangan saksi dan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga

"Saat ini sedang didalami oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, mendalami saksi dan TKP," kata dia, Jumat (13/3/2026).

Budi menyatakan, polisi mengecam keras peristiwa penyiraman air keras kepada aktivis itu. Menurut dia, pihaknya akan berupaya untuk menangkap pelaku.

"Kami semua mengecam kejadian tersebut. Semoga pelaku segera tertangkap," kata dia.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan adanya peristiwa itu. Namun, polisi masih belum menerima laporan resmi dari korban.

"Benar ada kejadian demikian, laporan resmi dari korban belum ada," kata dia.

Meski begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku. Penyelidikan dilakukan dengan metode scientific investigation. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement