Jumat 06 Mar 2026 15:57 WIB

Iran Gempur Habis-habisan Markas Militer AS di Bahrain

Setelah US Fifth Fleet, dua hotel dan satu bangunan digempur rudal dan drone Iran.

Kepulan asap terlihat setelah rudal Iran menghantam pangkalan AS di ibu kota Bahrain, Manama, Sabtu (28/2/2026).
Foto: X
Kepulan asap terlihat setelah rudal Iran menghantam pangkalan AS di ibu kota Bahrain, Manama, Sabtu (28/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MANAMA -- Iran belum berhenti menggempur fasilitas-fasilitas sipil di Kota Manama, Bahrain yang diduga menjadi markas pasukan Amerika Serikat (AS). Pada Jumat (6/3/2026), Kementerian Dalam Negeri Bahrain melaporkan serangan di Manama menargetkan dua hotel dan satu bangunan tempat tinggal.

Tim pertahanan sipil dan pihak berwenang segera menanggapi untuk mengamankan lokasi terdampak tersebut. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional terkait perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Amerika Serikat (AS) di satu pihak dengan Iran di pihak lain. Konflik tersebut melibatkan saling serang menggunakan rudal dan drone di berbagai wilayah di Timur Tengah.

Baca Juga

Bahrain menampung fasilitas penting militer AS, termasuk markas United States Fifth Fleet yang sudah lebih dulu diserang oleh Iran pada Sabtu pekan lalu. Hal itu membuat Bahrain menjadi salah satu pihak yang memantau perkembangan keamanan secara cermat di tengah eskalasi konflik berlangsung di kawasan tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement