REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf mengaku prihatin atas eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah. Ia pun meminta seluruh pihak yang terlibat untuk segera menahan diri dan saling menghormati, terlebih saat ini masih di tengah suasana bulan suci Ramadhan.
"Mengingat saat ini umat Islam sedang berada di bulan suci Ramadhan, sepatutnya antar pihak mengedepankan dialog untuk perdamaian," kata dia melalui keterangannya kepada Republika, Selasa (3/3/2026).
Almuzzammil juga menyoroti secara khusus dampak kemanusiaan dari eskalasi ini. Apalagi, meningkatnya eskalasi konflik itu telah menyebabkan korban jiwa.
Menurut dia, PKS mengecam serangan dan agresi militer yang telah merenggut korban dari masyarakat sipil. Ia pun mengecam Israel dan Amerika, yang juga menyerang warga sipil.
"PKS mengecam agresi militer Israel dengan dukungan dan partisipasi dari Amerika terhadap wilayah Iran yang telah menewaskan masyarakat sipil, khususnya anak-anak dan perempuan. Hukum humaniter internasional harus ditegakkan secara adil, dan hak asasi warga sipil tidak boleh dikorbankan demi ambisi atau ego geopolitik negara mana pun," kata Almuzzammil.
Lihat postingan ini di Instagram