Sabtu 28 Feb 2026 03:45 WIB

Bank Jateng Catat Laba Rp1,4 Triliun, Tertinggi di Antara BPD Indonesia

Bank Jateng mencatat laba impresif sebesar Rp1,4 triliun pada 2025, menjadikannya BPD tersehat di Indonesia. Aset bank juga tembus Rp100 triliun.

Rep: antara/ Red: antara
RALAT - Bank Jateng catatkan laba Rp1,4 triliun pada 2025.
Foto: antara
RALAT - Bank Jateng catatkan laba Rp1,4 triliun pada 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng mencatat kinerja gemilang pada tahun 2025 dengan laba usaha mencapai Rp1,4 triliun. Angka ini menjadikannya sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersehat di Indonesia.

Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menyatakan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi Jawa Tengah di tengah tantangan ekonomi global. Laba bersih Bank Jateng tumbuh 11,57 persen dibandingkan tahun 2024.

Untuk pertama kalinya, aset Bank Jateng menembus angka Rp100 triliun, sebuah perkembangan signifikan yang diharapkan terus berlanjut di masa mendatang.

Peningkatan Kinerja dan Tanggung Jawab Sosial

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebagai pemegang saham pengendali, mengimbau direksi Bank Jateng untuk terus meningkatkan kinerja dan target pada 2026. Ia juga menekankan pentingnya peran bank dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan program strategis pemerintah.

Luthfi, yang memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Bhimasena Hall Kantor Pusat Bank Jateng, Semarang, menyoroti distribusi laba usaha dalam bentuk dividen dan cadangan umum untuk memperkuat struktur modal. Dividen tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jateng serta pemerintah kabupaten/kota se-Jateng.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, yang juga Dewan Komisaris Bank Jateng, Sumarno, menegaskan bahwa selama 2025 Bank Jateng berhasil mempertahankan status sebagai bank sehat dengan nilai aset mencapai Rp100,066 triliun dan laba usaha sebesar Rp1,871 triliun sebelum pajak.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement