Rabu 28 Jan 2026 10:58 WIB

Macan Tutul Ditembak Sampai Pincang, KDM: Duhai Para Pemburu, Awas Saya Tandai Kalian Semua!

KDM mengancam tidak akan membiarkan pelaku penembakan lolos.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Teguh Firmansyah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Foto: Ferry Bangkit/ Republika
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan kegeramannya terhadap aksi perburuan dan penembakan terhadap Macan Tutul yang terjadi di Gunung Sanggabuana, Kabupaten Karawang. Ia menilai, aksi tersebut bisa merusak keseimbangan ekosistem lingkungan.

Dalam pernyataannya yang diunggah di akun media sosial @dedimulyadiofficial, Dedi mengatakan, macan tutul yang menjadi korban perburuan itu sampai pincang kakinya. Dengan kondisi tersebut, maka hewan dilindungi itu tidak bisa lagi mencari makan.

Baca Juga

“Dampaknya, tak lama lagi akan mengalami kematian. Itulah yang dialami oleh macan tutul di Gunung Sanggabuana,” ujar pria yang akrab disapa KDM itu, dalam videonya yang dikutp Republika, Rabu (28/1/2026).

Dalam keterangannya, KDM mengancam tidak akan membiarkan para pelakunya lolos. “Duhai para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana dan dimanapun, awas loh saya tandai kalian semua,” katanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement