Ahad 25 Jan 2026 17:13 WIB

Sendu yang Merundung Orang-Orang Terkasih Korban Longsor di Bandung Barat

Ada 10 orang anggota keluarga Dadang yang belum ditemukan.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Mas Alamil Huda
Proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Foto: Ferry Bangkit Rizki/Republika
Proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Suasana haru bercampur cemas menyelimuti orang-orang yang menanti kabar penyelamatan anggota keluarga mereka yang tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Puluhan orang belum ditemukan hingga hari kedua sejak longsor terjadi pada Sabtu (24/1/2026).

Di antaranya Iis (41 tahun) yang begitu resah dan tak tenang hingga tak kuasa menahan tangis hingga harus ditenangkan kerabatnya. Sesekali ia duduk, lalu berdiri, kemudian berjalan ke berbagai arah. Pikirannya dipenuhi kekalutan memikirkan nasib orang terkasihnya.

Baca Juga

Ia setia menanti kabar dari Tim Sar Gabungan yang masih melakukan operasi pencarian korban tertimbun longsor pada Sabtu (24/1/2026). Hingga Ahad (25/1/2026) pukul 11.00 WIB, empat anggota keluarganya belum ditemukan.

"Ada empat orang di satu rumah. Ada suami, istri, dan kedua anaknya belum ditemukan," tutur Iis di lokasi.

Iis tampak terlihat lemas dan pasrah meski terselip harapan ada mukjizat keluarganya bisa terselamatkan. Ia tak henti mengusap air matanya. Iis terakhir kali bertemu dengan saudaranya itu pada Jumat (23/1/2026).

"Semalam katanya ada yang denger suara teriak minta tolong dua kali tapi setelah itu enggak ada. Terakhir ketemu pas di rumah, katanya tunggu jangan ke mana-mana," ujar Iis.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement