Sabtu 17 Jan 2026 19:59 WIB

Beredar Kabar Penemuan Serpihan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang, Ini Kata Gubernur Sulsel

Cuaca berkabut dan kondisi geografis yang didominasi pegunungan menjadi tantangan.

Anggota Basarnas memperlihatkan puing yang diduga milik pesawat udara jenis ATR 42-400 di posko pencarian, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Sabtu (17/1/2026). Tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, Damkar dan lainnya masih melakukan proses pencarian hilangnya pesawat ATR 42-400 yang membawa delapan kru pesawat dan tiga penumpang di area Puncak Bulusaraung.
Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said
Anggota Basarnas memperlihatkan puing yang diduga milik pesawat udara jenis ATR 42-400 di posko pencarian, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Sabtu (17/1/2026). Tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, Damkar dan lainnya masih melakukan proses pencarian hilangnya pesawat ATR 42-400 yang membawa delapan kru pesawat dan tiga penumpang di area Puncak Bulusaraung.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Pernyataan itu disampaikan menyangkut kabar penemuan serpihan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros. 

Gubernur Andi mengajak kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik. "Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga, tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar," ujarnya, Sabtu.

Baca Juga

Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir hilangnya kontak pesawat ATR 42-500. Cuaca berkabut dan kondisi geografis yang didominasi pegunungan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Pihak Basarnas menyatakan bahwa setiap perkembangan terbaru akan segera disampaikan secara resmi kepada publik, sehingga masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement