REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah elite partai mewacanakan agar pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung berubah jadi dipilih lewat DPRD. Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian terkait pelaksanaan pilkada.
"Dan kajian itu sesuai dengan tupoksinya, telah kami serahkan ke Bapak Presiden, dan itu sifatnya rahasia, kami tidak bisa ungkapkan terkait kajian tersebut," kata Ace di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Disinggung apakah rekomendasi Lemhannas terkait pilkada yang diserahkan kepada Presiden Prabowo, Ace tetap enggan menyampaikannya. "Soal substansi dari materi kajian, saya kira kita sampailan ke Bapak Presiden secara rahasia," ucap Ace.
Menurut dia, Lemhannas pada prinsipnya setiap sistem pilkada sekiranya memang perlu dievaluasi. Tujuannya agar kualitas kepemimpinan, termasuk di antaranya kepala daerah, bisa dihasilkan dari proses demokrasi yang baik.
"Yang didasarkan pada pendidikan politik yang berkualitas sehingga kepala daerah yang dihasilkan betul-betul bisa menjalankan tugas untuk melayani rakyat sebaik-baiknya, dan memungkinkan tidak terjadinya penyimpangan secara hukum misalnya korupsi," ujar Ace.