REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kisah sukses alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang lolos TNI Siber menjadi inspirasi bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta.
Berangkat dari latar belakang non-IT, alumni tersebut membuktikan bahwa konsistensi belajar, keberanian mencoba, dan dukungan kampus mampu menembus sektor pertahanan digital yang sangat kompetitif.
Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, menyampaikan, proses pembelajaran di UNM dirancang untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi mahasiswa menemukan dan mengembangkan passion digitalnya.
“Kami selalu menanamkan kepada mahasiswa agar tidak membatasi diri. Dunia informatika sangat luas, mulai dari programming, UI/UX, data science, hingga cyber security. Kampus hadir untuk membimbing, tetapi keberhasilan ditentukan oleh kemauan mahasiswa untuk terus belajar dan berproses,” jelasnya dikutip Rabu (31/12/2025).
Ia menekankan, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi, komunitas siber, dan pelatihan eksternal menjadi faktor penting dalam membangun kesiapan mental dan teknis menghadapi dunia profesional.
“Keberhasilan alumni ini memperkuat pesan bahwa UNM sebagai Kampus Digital Bisnis bukan hanya tempat menempuh pendidikan, tetapi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk melampaui batas diri dan berkontribusi bagi bangsa, termasuk di sektor strategis pertahanan siber,” tutupnya.