REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah vendor atau wedding organizer (WO) milik Ayu Puspita menjadi sorotan publik beberapa hari terakhir. Pasalnya, WO itu diduga melakukan penipuan terhadap para pelanggannya. Alhasil, rumah pemilik WO itu sempat digeruduk oleh ratusan orang yang menjadi korban pada Ahad (7/12/2025).
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, polisi menerima adanya aksi massa yang mendatangi rumah pemilik WO pada Ahad. Mereka datang untuk menuntut pertanggungjawaban dari Ayu selaku pemilik WO. Menurut dia, massa yang datang itu berjumlah sekitar 200 orang.
"Sekitar 200 orang yang merupakan para korban berkumpul di kediaman terduga pelaku di Jl Beton RT 003 RW 005, Kelurahan Kayu Putih. Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban dari pihak wedding organizer," kata dia dikutip Republika, Selasa (9/12/2025).
Ia mengaku melakukan mediasi kepada massa yang sudah emosi. Upaya ini dilakukan guna meredam emosi massa serta mencegah terjadinya tindak kekerasan.
Menurut Alfian, polisi akhirnya membawa terduga pelaku setelah keadaan berhasil dikendalikan. Menurut dia, saat ini terduga pelaku dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara sesuai laporan kasus.
"Polres Metro Jakarta Timur bersama Polres Metro Jakarta Utara berkolaborasi dalam melakukan langkah-langkah proses hukum lebih lanjut agar penanganan kasus dapat berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata dia.
Lihat postingan ini di Instagram
Terduga Pelaku Diamankan