Sabtu 30 Aug 2025 08:48 WIB

Massa Kembali Berdatangan di Sekitar Mako Brimob, Api Berkobar di Sekitar Halte Depan Gedung ACC

Aksi massa di sekitar Mako Brimob, Kwitang, Senen, berlanjut pada Sabtu pagi.

Kondisi Halte Transjakarta Senen Sentral pada Sabtu pagi (30/8/2025) yang hangus dibakar massa pada Jumat malam (29/8/2025).
Foto: Republika/Stevy Maradona
Kondisi Halte Transjakarta Senen Sentral pada Sabtu pagi (30/8/2025) yang hangus dibakar massa pada Jumat malam (29/8/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi massa di sekitar Mako Brimob, Kwitang, Senen, berlanjut pada Sabtu (30/8/2025) pagi. Ratusan massa dari arah perempatan Senen terus berdatangan dan bergerak menuju Mako Brimob dengan sesekali melemparkan batu ke arah aparat yang berjaga.

Laporan jurnalis Republika Stevy Maradona di lokasi, pada pukul 08.00 asap terlihat membubung di sekitar halte depan Gedung Astra Credit Companies. Pendemo membakar kabel di tiang listrik dekat halte tersebut yang membuat kobaran api menyala-nyala. Sementara halte di depannya terlihat hangus setelah dibakar massa dalam aksi kemarin.

Baca Juga

Massa yang datang terdiri dari berbagai kelompok usia. Bahkan, anak-anak kecil usia sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) juga turut bergabung bersama yang lain. Mereka justru terlihat lebih berani. Jarak para demonstran dengan aparat yang berjaga hanya kurang lebih 50 meter.

Sementara aparat yang berjaga di Mako Brimob masih bertahan. Ada sekitar 100-an personel Brimob terlihat di sana. Mereka dibantu sekitar 50-an personel dari satuan baret hijau, Kostrad. Sedangkan personel dari satuan yang kemarin membantu penjagaan, pagi ini belum terlihat. Mereka masih duduk-duduk santai.

Kondisi di sekitar Mako Brimob juga terlihat porak-poranda sisa aksi kemarin. Selain halte yang hangus terbakar, pecahan bom molotov terlihat berserakan. Sampah plastik sisa makanan juga masih tercecer di mana-mana. Pemandangan sisa kerusuhan semakin lengkap dengan sampah selongsong gas air mata yang mudah ditemukan di sana.

Bangkai-bangkai mobil yang hangus terbakar juga menjadi penyempurna pemandangan kemarahan rakyat dari akumulasi kekesalan yang terjadi. Kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojol pada Kamis menjadi pemantik amarah rakyat akibat kesewenang-wenangan aparat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement