Jumat 29 Aug 2025 21:00 WIB

Demo di Mapolda Berlanjut, Polisi Terus Tembaki Massa Aksi dengan Gas Air Mata  

Aparat kepolisian terus menembaki demonstran yang bertahan melawan serangan polisi.

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Mobil BMW jadi sasaran amuk massa aksi Polda Metro Jaya saat melewati jalan di bawah jembatan simpang lima, Jakarta, Jumat (29/8/2025) pukul 19.40 WIB.
Foto: Republika/Muhyiddin
Mobil BMW jadi sasaran amuk massa aksi Polda Metro Jaya saat melewati jalan di bawah jembatan simpang lima, Jakarta, Jumat (29/8/2025) pukul 19.40 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi demonstrasi di Markas Polda Metro Jaya masih berlanjut hingga Jumat (29/8/2025) malam pukul 20.24 WIB. Aparat kepolisian terus menembaki demonstran yang bertahan melawan serangan polisi.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id di lokasi, aksi demonstrasi ini berlangsung sejak pukul 02.30 WIB. Demonstran mengepung Markas Polda dengan melakukan aksi di pintu masuk Gatot Subroto dan pintu utama Polda di Jalan Jenderal Sudirman. 

Baca Juga

Meskipun diguyur hujan deras pada pukul 18.04 WIB, ratusan massa aksi berteduh. Setelah hujan mulai reda, mahasiswa dan driver ojol pun kembali ke gerbang utama dan aksi pun mulai memanas. Api di depan gerbang Mapolda terus membesar.  

Pada pukul 18.39 WIB, massa aksi pun mulai menembakkan kembang api dan bom molotov ke dalam Mapolda. Sementara, aparat kepolisian meresponnya dengan menembakkan gas air mata ke tengah massa aksi. 

Massa aksi pun kocar kacir berlarian di tengah hujan gerimis. Hingga habis Isya, beberapa massa aksi pun kembali ke depan gerbang utama Mapolda Jaya. Hingga pukul 20.37 WIB, polisi masih terdengar menembakkan gas air mata ke demonstran. 

Sementara itu, sebagian massa aksi lainnya masih berada di bahwa Jembatan Semanggi, Jalan Sudirman. Mereka menunggu rekan-rekan seperjuangannya yang maju melawan polisi.

Bau gas air mata yang ditembakkan polisi pun tercium sampai je bawah jembatan Semanggi. Mata terasa perih. Beberapa massa aksi yang baru maju ke barisan depan juga batuk-batuk karena gas air mata. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement