Jumat 29 Aug 2025 17:51 WIB

Mourinho Tinggalkan Fenerbahce Setelah Gagal Loloskan Timnya ke Liga Champions

Fenerbahce gagal pada kualifikasi Liga Champions.

Jose Mourinho
Foto: AP Photo/Massimo Paolone
Jose Mourinho

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa bakti Jose Mourinho di Fenerbahce telah berakhir. Klub Turki tersebut mengakhiri masa jabatan pelatih asal Portugal tersebut di Istanbul lebih awal, seperti diumumkan pada Jumat (29/8/2025).

Mourinho, 62 tahun, mengambil alih Fenerbahce pada Juli 2024 setelah meninggalkan AS Roma. Sebuah pernyataan dari klub Istanbul tersebut, yang sedang mengejar gelar Liga Super Turki pertama mereka sejak 2014, menyatakan bahwa mereka telah sepakat bersama untuk mengakhiri kontrak dengan Mourinho.

Baca Juga

"Kami telah berpisah dengan Jose Mourinho," tulis Fenerbahce dalam unggahan singkat kepada jutaan pengikutnya di akun X dan Instagram mereka. "Kami berterima kasih kepadanya atas usahanya untuk tim kami dan mendoakannya sukses dalam kariernya di masa depan."

Mantan pelatih Chelsea, Real Madrid, dan Manchester United tersebut disambut oleh ribuan penggemar ketika tiba di Istanbul pada awal musim panas lalu. Kehadirannya meningkatkan ekspektasi Fenerbahce untuk mengakhiri dominasi Galatasaray. Namun, awal musim Fenerbahce yang tidak konsisten dan kesulitan di awal kompetisi Eropa membuat posisinya berada di bawah tekanan.

Kepergian Mourinho dilaporkan akibat kegagalan Fenerbahce kembali ke Liga Champions setelah absen lama. Tersingkirnya Fenerbahce di tangan Benfica dalam babak playoff kualifikasi Liga Champions pada Rabu (27/8/2025) merupakan pukulan bagi status Mourinho. Ia pernah dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dunia dan terkenal memiliki rivalitas sengit dengan Pep Guardiola selama mereka di Spanyol, masing-masing membesut Real Madrid dan Barcelona.

Masa kepelatihan singkat terakhirnya — yang hanya berlangsung setahun, di liga kasta kedua Eropa — membuat karier Mourinho berada di persimpangan jalan. Tim-tim papan atas berpotensi tidak lagi ingin mengambil risiko pada pelatih 62 tahun yang masa kejayaannya mungkin telah berlalu.

Sebagai pemenang Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan, Mourinho tidak pernah melatih di kompetisi antarklub terelite Eropa tersebut selama enam musim. Ia memenangkan Liga Konferensi Eropa bersama Roma pada 2022, tetapi masa baktinya di klub Italia tersebut dari tahun 2021-2024 diwarnai dengan pertengkaran. Situasi yang kembali muncul dalam masa singkat dan kacaunya di Turki bersama Fenerbahce.

Masa-masa penuh gejolak di Turki

Terjadi insiden pada bulan April ketika Mourinho menarik hidung pelatih Galatasaray Okan Buruk dalam derby Istanbul. Aksi ini membuatnya mendapatkan larangan mendampingi tim dalam tiga pertandingan serta denda.

 

sumber : Reuters/AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement