Jumat 29 Aug 2025 13:47 WIB

Usai Viral Larang Caci Maki Dewan Berlebihan, Sahroni Diganti dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Nasdem menegaskan pergantian Sahroni bukan pencopotan hanya penyegaran.

Rep: Rizky Suryarandika/Antara/ Red: Teguh Firmansyah
Politikus Partai Nasdem Ahmad Saroni.
Foto: Republika/Bayu Adji P
Politikus Partai Nasdem Ahmad Saroni.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni diganti dari jabatannya sebagai pimpinan atau Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia kini hanya menduduki posisi sebagai anggota Komisi I DPR RI.

Keputusan itu diteken oleh Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Laiskodat melalui Surat Fraksi Partai NasDem dengan nomor F.NasDem/768/DPR-RI/VIII/2025.

Baca Juga

Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja fraksi agar selaras dengan semangat Restorasi Indonesia.

“Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan,” kata Viktor dalam keterangan tertulis pada Jumat (29/8/2025).

Viktor menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan memastikan politik restorasi benar-benar hadir dalam kerja nyata legislasi, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Keputusan itu diambil di tengah gejolak politik nasional mengingat nama Sahroni belakangan viral karena dinilai menantang balik pengkritik DPR. Anggota Dewan menuai kritikan karena begitu besarnya tunjangan yang diperoleh.

"Silahkan kritik maau ngapai boleh, tapi jangan mencaci maki berlebihan karena merusak mental, mental manusi begitu adalah mental setolol sedunia," kata Sahroni beberapa waktu lalu.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengonfirmasi pergeseran Sahroni. "Rotasi rutin, tidak ada pencopotan, hanya penyegaran," kata Hermawi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement