Jumat 04 Apr 2025 15:09 WIB

Presiden Iran dan Putra Mahkota Saudi MBS Sudah Saling Kontak, Wanti-wanti Donald Trump?

Trump mengancam akan menyerang Iran jika tak mau tunduk dan berunding.

Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman
Foto: AP Photo/Jacquelyn Martin
Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman membahas perkembangan regional dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Demikian dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) pada Jumat pagi.

Selama panggilan telepon dengan Presiden Pezeshkian, kedua pemimpin juga saling mengucapkan selamat Idul Fitri dan membahas beberapa topik yang menjadi minat bersama.

Baca Juga

Kontak Saudi dan Iran menunjukkan perkembangan hubungan kedua negara yang semakin membaik. Kontak itu juga dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS atas program nuklir Teheran dan prospek dimulainya kembali perundingan.

Tidak disebutkan apakah Salman dan Presiden Iran membahas soal urusan nuklir tersebut atau ancaman AS serang Iran. Namun yang pasti keduanya memberikan perhatian khusus terkait instabilitas di Timur Tengah menyusul serangan membabi buta Israel ke Jalur Gaza.

"Putra Mahkota dan Tn Pezeshkian membahas perkembangan terkini di kawasan tersebut dan meninjau beberapa isu yang menjadi perhatian bersama," menurut Saudi Press Agency

Presiden Donald Trump pada Kamis mengatakan bahwa ia menginginkan perundingan langsung dengan Iran mengenai kesepakatan nuklir baru. Trump mengancam akan menyerang Iran jika tidak mau berunding.   

Beberapa hari setelahnya, Ali Larijani, penasihat senior pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dan mantan negosiator nuklir, mengatakan bahwa negaranya akan memperoleh senjata nuklir jika diserang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement