REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sudah menyiapkan langkah strategis untuk memperlancar arus balik Idul Fitri 1446 Hijriyah. Diperkirakan arus balik terjadi sepanjang tiga hari, mulai Sabtu (5/4/2025) sampai Senin (7/4/2025).
Kepala Korlantas Irjen Agus Suryanugroho mengatakan, sistem lawan arah (contraflow) dan satu arah (one way) masih menjadi kebijakan paling strategis untuk memperlancar arus kembali pascaliburan Lebaran 2025. Kebijakan itu diterapkan di sepanjang jalan tol menuju Jakarta.
"Puncak arus balik Lebaran tahun ini, akan terjadi pada 5, 6, dan 7 April 2025. Untuk memastikan kelancaran dalam perjalanan, Polri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pengaturan jalur, dan penerapan sistem contraflow serta one way," kata Agus melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (3/4/2025).
Dari pengalaman selama ini, kata Agus, pelaksanaan arus mudik dan arus balik memang dalam penanganan yang berbeda. Selama pelaksanaan arus mudik, sambung dia, para pengendara sudah berjalan dengan lancar. Namun pada arus balik ada aspek psikologis para pengendara yang harus diperhatikan dengan lebih detail.
"Untuk arus balik, para pemudik biasanya sudah dalam kondisi yang lelah. Sehingga diperlukan skema yang lebih hati-hati dan fleksibel," kata Agus.
Beberapa skema pengaturan lalu lintas selama arus balik pun sudah diuji coba pada 2 April 2025. Caranya dengan menerapkan contraflow yang dimulai dari Kilometer (Km) 70 sampai Km 55 Tol Cikampek.