REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menghadiri sidang penggelapan pajak yang dituduhkan kepadanya. Ancelotti dituding gagal membayar pajak sebesar 1 juta euro atas pendapatan hak citranya. Namun, Ancelotti percaya ia tak bersalah dan urusan pajaknya sah saat bersaksi dalam persidangan pada Rabu (2/4/2025).
"Bagi saya, semuanya beres. Saya tidak pernah berpikir untuk melakukan penipuan," kata Ancelotti.
Saat bersaksi di hari pertama persidangan, pelatih asal Italia itu mengatakan bahwa ketika bergabung dengan tim Spanyol, ia telah ditawari gaji bersih sebesar 6 juta euro dan menyerahkannya kepada klub dan penasihatnya dari Inggris bagaimana hal itu akan diatur.
"Saya pikir itu cukup normal karena pada saat itu semua pemain dan pelatih sebelumnya telah (melakukan hal yang sama)," tambah Ancelotti, yang bersaksi selama sekitar 40 menit.
Ancelotti yang terbaru dari beberapa selebritas sepak bola yang diselidiki oleh otoritas pajak Spanyol atas dugaan penipuan pajak.
Sementara beberapa pemain terkemuka seperti Cristiano Ronaldo dari Portugal dan Diego Costa dari Spanyol telah menyelesaikan kasusnya di luar pengadilan dengan denda besar. Yang lain seperti pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso memutuskan berjuang di pengadilan untuk mempertahankan sikap tak bersalah. Perjuangan yang membuahkan hasil karena Mahkamah Agung pada 2023 menegakkan pembebasan Alonso.
Hukuman penjara
Jaksa menuntut hukuman penjara empat tahun sembilan bulan untuk Ancelotti dan denda sebesar 3,2 juta euro untuk dua tuduhan penggelapan pajak pada tahun 2014 dan 2015.
Jaksa berpendapat bahwa ia hanya melaporkan gaji yang dibayarkan kepadanya oleh Real Madrid dan telah menghilangkan pendapatan dari hak citranya dalam pengembalian pajaknya.
Ancelotti mengatakan hak citra tidak penting bagi pelatih sebagaimana halnya bagi pemain.
"Bagi pelatih (hak citra) tidak berarti sama dengan bagi pemain karena mereka tidak menjual kaus," tambahnya.
Sebelum sidang, jaksa mengatakan otoritas pajak Spanyol telah menyita utang beserta bunga dari Ancelotti.
Para pihak dapat mencapai kesepakatan di luar pengadilan kapan saja dalam proses tersebut. Putusan diharapkan akan keluar dalam beberapa pekan.
Istri Ancelotti, Mariann, putranya Davide, dan putri tirinya Chloe juga bersaksi pada Rabu.
Ancelotti, mantan pemain yang bermain sebanyak 26 kali untuk Italia dan bermain di Piala Dunia 1990, kembali ke Real Madrid untuk kedua kalinya sebagai pelatih pada tahun 2021.
Ia telah memenangkan Liga Champions sebanyak lima kali sebagai pelatih, dua kali bersama AC Milan, dan tiga kali bersama Real.