REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memilih mantan komandan angkatan laut Eli Sharvit untuk mengepalai Badan Keamanan Dalam Negeri, kantornya mengatakan pada Senin (31/3/2025), meskipun Mahkamah Agung telah membekukan pemecatan kepala Shin Bet yang sedang menjabat.
Masih belum jelas kapan dan bagaimana Sharvit dapat secara resmi mengambil alih jabatan tersebut karena keputusan pengadilan mengenai pemecatan kepala Shin Bet saat ini, Ronen Bar, masih tertunda.
Dilansir The New Arab, Selasa (1/4/2025), Netanyahu memecat Bar pada 21 Maret 2025, setelah mengutip "kurangnya kepercayaan yang terus menerus" terhadapnya.
Namun, setelah petisi yang diajukan oleh oposisi Israel dan sebuah organisasi non-pemerintah, mahkamah agung menangguhkan pemecatan Bar, yang hubungannya dengan pemerintah menjadi tegang setelah dia menyalahkan eksekutif atas kegagalan keamanan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.
Pakar hukum dan seorang pemimpin oposisi Israel memperingatkan bahwa jika pengadilan tinggi membatalkan pemecatan Bar, negara tersebut dapat menghadapi krisis konstitusional.
"Setelah melakukan wawancara mendalam dengan tujuh kandidat yang layak, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memutuskan untuk menunjuk mantan komandan angkatan laut Israel, Wakil Laksamana Eli Sharvit sebagai Direktur ISA (Shin Bet) berikutnya," kata kantornya dalam sebuah pernyataan.
Kantor Netanyahu mengatakan bahwa Sharvit telah mengabdi di militer selama 36 tahun, termasuk lima tahun sebagai komandan angkatan laut.
