REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan kebijakan work from anywhere atau WFA membantu mudik Lebaran 2025 lebih tertata.
"Jauh lebih tertata, feeling saya mengatakan karena ada work from anywhere," ujar Dody di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Jumat.
Dia menambahkan bahwa hal yang harus diwaspadai adalah momentum ketika arus balik.
"Nanti kita harus mewaspadai pada saat arus baliknya karena waktunya agak pendek," ujar Dody.
Dia mengatakan bahwa selama melakukan perjalanan susur mudik di jalan nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa mulai dari wilayah Jawa Barat sampai dengan Jawa Tengah, arus lalu lintas yang menuju Jakarta di jalan nasional tidak terlalu padat walaupun ada pemberlakuan one way di jalan tol.
Hal ini juga dikarenakan kondisi jalan nasional yang sudah diperbaiki membuat para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan selamat.
"Arus lalu lintas ke Jakarta tidak terlalu padat, jadi walaupun di jalan tol diberlakukan one way, arus lalu lintas ke Jakarta juga masih alhamdulillah," kata Dody.
Selain kondisi kemantapan jalan nasional yang bagus, Menteri PU juga menyampaikan bahwa pemberlakuan one way yang satu kesatuan telah membantu arus mudik Lebaran 2025 menjadi lebih tertata.
Terkait dengan pemberian diskon tarif tol, Dody mengatakan hal tersebut merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025.
Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan bahwa sinergi yang kuat antarpihak terkait merupakan kunci untuk mengawal arus mudik dengan baik.