REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ruas Tol Cipali telah diberlakukan rekayasa lalulintas dengan diberlakukan one way. Penerapan tersebut diberlakukan di KM 70 hingga KM 188.
“Saat ini rekayasa lalu lintas one way telah diberlakukan di KM 70 hingga KM 188. Pelaksanaan one way bersifat situasional dilaksanakan sesuai diskresi kepolisian,” kata Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo, kamis (27/3/2025).
Pihaknya juga mengungkapkan bahwa arus lalu lintas ruas Tol Cipali khususnya menuju Cirebon terpantau mengalami peningkatan. Terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB terdapat 30,6 ribu kendaraan melintas melalui Cikopo (dari Jakarta menuju Cirebon). Jumlah ini meningkat 28 persen dibandingkan volume lalu lintas di jam yang sama pada hari sebelumnya.
Pihaknya juga mengatakan sebelum diberlakukan one way, pihak kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas Contra Flow di KM 162-169 sejak pukul 09.10 WIB. Ia mengatakan, penyebab penumpukan karena ada kendaraan yang mogok di bahu jalan.
“Kendaraan yang berhenti di bahu jalan menjadi penyebab utama kepadatan,” katanya.
Di sisi lain, pengguna jalan dihimbau untuk tidak beristirahat di bahu jalan. Apabila rest area penuh, dapat keluar gerbang tol terdekat. Pemudik tak perlu khawatir terkait biaya, karena tarif tol akan sama.