Jumat 03 May 2024 07:56 WIB

Kawah Gunung Ruang Keluarkan Asap Tipis Putih Kelabu, tak Ada Aktivitas Erupsi

Gunung Ruang berstatus Awas sejak Selasa (1/5/2024).

Ratusan warga berada di atas geladak  KRI Kakap-811 saat dievakuasi  di Pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (1/5/2024).TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VIII mengevakuasi sekitar 330 orang yang terdampak erupsi Gunung Ruang dengan menggunakan KRI Kakap-811 menuju Pelabuhan Bitung karena menyusulnya meningkatnya aktivitas gunung yang berada pada status Level IV Awas.
Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra
Ratusan warga berada di atas geladak KRI Kakap-811 saat dievakuasi di Pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (1/5/2024).TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VIII mengevakuasi sekitar 330 orang yang terdampak erupsi Gunung Ruang dengan menggunakan KRI Kakap-811 menuju Pelabuhan Bitung karena menyusulnya meningkatnya aktivitas gunung yang berada pada status Level IV Awas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas vulkanis dan kegempaan Gunung Ruang terpantau cenderung landai pada Jumat (3/5/2024) pagi. Gumpalan asap tipis berwarna putih kelabu membubung setinggi 200 meter dari pusat kawah Gunung Ruang yang terletak di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

"Visual Gunung Ruang tanggal 3 Mei 2024, pukul 06:28 WITA, asap putih kelabu bertekanan lemah dengan tinggi 200 meter," demikian laporan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan dalam laporan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Hendra menuturkan, pihaknya masih menyematkan status level IV atau Awas bagi gunung api bertipe strato tersebut. Sepanjang hari ini pukul 00:00 hingga 06:00 WITA, jumlah gempa vulkanik dangkal tercatat sebanyak lima kali, gempa vulkanik dalam hanya satu kali, gempa tektonik jauh ada dua kali, dan tidak ada aktivitas erupsi.

Pada Kamis (2/5/2024), data kegempaan yang tercatat oleh stasiun seismik Taliwang satu kali gempa letusan, 29 kali gempa vulkanik dangkal, lima kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa tektonik lokal. Lalu, ada 10 kali gempa tektonik jauh dan satu kali gempa tremor menerus.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement