Selasa 16 Apr 2024 16:23 WIB

Warisan Sastra Era Kerajaan Majapahit Dipamerkan di Bali

Lontar Exhibition Bhinneka Tunggal Ika diadakan di Pendopo Apurva Kempinski Bali.

Pameran bertajuk Lontar Exhibition Bhinneka Tunggal Ika berlangsung pada 3 April hingga 31 Mei 2024.
Foto: Republika.co.id
Pameran bertajuk Lontar Exhibition Bhinneka Tunggal Ika berlangsung pada 3 April hingga 31 Mei 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Apurva Kempinski Bali berkolaborasi dengan Samsara Living Museum menggelar Lontar Exhibition Bhinneka Tunggal Ika pada 3 April hingga 31 Mei 2024. Pameran ini menampilkan warisan sastra Indonesia melalui 10 naskah kuno yang dilestarikan dengan cermat dari era keemasan Kerajaan Majapahit.

Pameran Lontar Bhinneka Tunggal Ika menandai yang pertama dari jenisnya, menampilkan koleksi naskah yang diwariskan dari generasi ke generasi dan dilestarikan oleh Samsara Living Museum. Pameran termasuk naskah yang ditulis oleh nenek moyang langsung Mpu Tantular, seorang ulama terkemuka dan penasihat Raja Hayam Wuruk pada era Kerajaan Majapahit pada abad ke-14.

Pameran Lontar Bhinneka Tunggal Ika resmi debut di Lobi Pendopo pada 3 April 2024. Pameran diawali dengan penampilan lantunan mistis 'Kakawin Sutasoma', dilanjutkan dengan talkshow interaktif yang menghadirkan pembicara terkemuka.

Pendiri Samsara Living Museum, Ida Bagus Made Gunawan dan Ida Bagus Agung Gunarthawa ikut berbagi pengalaman. Keduanya telah mengabdikan diri dalam melestarikan, mempromosikan, dan menjaga nilai-nilai budaya warisan leluhur melalui museum hidup yang terletak di Desa Jungutan, Kabupaten Karangasem, Bali.

"Kami sangat berterima kasih atas kesempatan berkolaborasi dengan The Apurva Kempinski Bali," Ida Bagus Agung Gunarthawa di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali dikutip Selasa (16/4/2024)..

Pendiri Museum Hidup Samsara ini berharap, adanya pameran naskah kuno bisa mengenalkan sejarah bangsa kepada pengunjung hotel. "Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat memicu lebih banyak minat dan pemahaman terhadap kekayaan nilai-nilai naskah ini. Dukungan hotel dalam melestarikan budaya Indonesia sangat berarti bagi kami. Terima kasih telah bergabung dengan kami dalam perjalanan yang penuh makna ini," ujar Ida Bagus.

General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet menyampaikan, pameran ini untuk merayakan keberagaman Indonesia, yang selalu menjadi inti dari semua yang diciptakan di The Apurva Kempinski Bali. "Melalui kampanye 2024 kami, 'Indonesia Berdaya: Bhinneka Tunggal Ika', pameran ini merupakan babak penting dalam dedikasi kami yang berkelanjutan untuk melestarikan dan merayakan warisan budaya Indonesia," ujar Vincent.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement