Senin 15 Apr 2024 20:11 WIB

Nasdem Terbuka Atas Peluang Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024 

"Kalau Bung Anies mau maju pilkada monggo Nasdem siap," Willy mengutip Surya Paloh.

Rep: Eva Rianti / Red: Andri Saubani
Capres nomor urut 01 Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers usai open house Hari Raya Idulfitri di Pendopo Anies Baswedan, Lebak Bulus Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024) petang.
Foto: Republika/Eva Rianti
Capres nomor urut 01 Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers usai open house Hari Raya Idulfitri di Pendopo Anies Baswedan, Lebak Bulus Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024) petang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem Willy Aditya menyampaikan bahwa Partai Nasdem terbuka untuk mengusung Anies Baswedan maju kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sikap itu, menurut penuturannya, sudah dilakukan sebelum pengumuman pemenang Pilpres pada 20 Maret 2024 lalu. 

Willy mulanya mengatakan, bahwa Nasdem telah memiliki beberapa kandidat yang akan diusung maju di Pilkada November 2024 mendatang. Lantas ia turut menyebut nama Anies. 

Baca Juga

"Kalau di sini namanya mengerucut ya pasti lah Ahmad Sahroni, pasti lah Wibi Andrino, ya bisa jadi Anies Baswedan sendiri," ujar Willy di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2024). 

Keterbukaan Nasdem terhadap Anies terungkap sudah disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada dua hari sebelum pengumuman Pilpres 2024. "Komunikasi sudah. Kita cek ombak sama Mas Anies, pada 18 Maret Pak Surya menyampaikan 'politik ini kan kartu enggak boleh mati, kalau Bung Anies mau maju Pilkada monggo Nasdem siap'," ungkap Willy. 

Lantas menurut penuturannya, pada saat itu Anies menyampaikan bahwa dirinya ingin fokus terlebih dahulu pada sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Penyelesaian sengketa PHPU sendiri kini sudah berproses dan tinggal keputusan yang dijadwalkan pada Senin (22/4/2024). 

"Mas Anies menjawabnya: 'saya akan menyelesaikan proses MK'," ujar dia.

Willy juga mengungkapkan, bahkan Surya Paloh juga berdiskusi dengan Anies mengenai sikap Partai Nasdem yang perlu dilakukan saat menanggapi keputusan KPU yang mengumumkan kemenangan rivalnya, paslon 02 Prabowo-Gibran. Bahkan Partai Nasdem menghargai keputusan KPU, serta turut mengucapkan selamat pada pemenang. 

"Proses pengambilan keputusan yang kita sampaikan tanggal 20 Maret itu hasil diskusi panjang sama Mas Anies. Di sini terbuka, egaliter, semua dibahas di atas meja sebagai keputusan bersama," jelasnya.

Willy pun menegaskan bahwa dalam mengusung kandidat di Pilkada 2024 juga akan terbuka. Partai Nasdem saat ini masih menggodok calon-calonnya.

"Ya kita lihat lah, tetap dalam kerangka memajukan putra-putri terbaik, konsen kepada hak-hak publik, public domain, public policy, tapi di satu sisi juga tidak meninggalkan play to win dengan konsisten politik tanpa mahar," kata Anggota Komisi XI DPR RI tersebut. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement