Jumat 05 Apr 2024 10:45 WIB

Lepas Puluhan Ribu Pemudik, Erick: Bentuk Kepedulian BUMN untuk Masyarakat

Erick berharap program yang telah berjalan selama lima tahun terakhir terus berlanjut

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Israr Itah
Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hingga Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi saat melepas program Mudik Asyik bersama BUMN 2024 di Silang Monas, Jakarta, Jumat (5/4/2024).
Foto: Republika/Muhammad Nursyamsi
Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hingga Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi saat melepas program Mudik Asyik bersama BUMN 2024 di Silang Monas, Jakarta, Jumat (5/4/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi melepas program Mudik Asyik bersama BUMN 2024 di Silang Monas, Jakarta, Jumat (5/4/2024). Erick menyampaikan program ini bentuk komitmen BUMN dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat agar dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

"Penting sekali memastikan keselamatan para pemudik. Kalau kita lihat data-data, tingkat kecelakaan itu memang yang tertinggi ketika mudik menggunakan sepeda motor yaitu kurang lebih mencapai 77 persen dari total kecelakaan," ujar Erick. 

Baca Juga

Erick mengatakan BUMN pun meningkatkan jumlah partisipasi dan juga pemudik untuk tahun ini. Erick mengatakan program Mudik Asyik bersama BUMN 2024 diikuti 88 BUMN atau lebih banyak dari tahun lalu yang sebanyak 84 BUMN. 

"Inilah kenapa kita mendorong program Mudik Asyik bersama BUMN 2024 bisa lebih dari 90 ribu pemudik untuk bisa menggunakan kendaraan seperti bus yang kita bisa lihat seperti hari ini," kata Erick. 

Erick mengatakan rute tujuan mudik juga beragam meliputi Jawa Timur untuk 30 ribu pemudik, Jawa Tengah dengan 25 ribu pemudik, Jawa Barat sebanyak 1.000 pemudik, hingga Sumatera sebanyak 5.000 orang. Erick berharap program yang telah berjalan selama lima tahun terakhir dapat terus berlangsung pada arus mudik lebaran di masa mendatang. 

"Ini bagian dari kepedulian BUMN seperti arahan Bapak Presiden yang bisa meringankan kendala yang dihadapi masyarakat ketika hari ini juga daya beli sedang menurun dan insyaAllah kami BUMN bisa hadir membantu kebutuhan masyarakat," kata Erick. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement