Rabu 03 Apr 2024 18:08 WIB

1.711 Personel Diterjunkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Kabupaten Cirebon

Personel gabungan ditempatkan di 16 titik wilayah Cirebon

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Mapolresta Cirebon, Rabu (3/4/2024).
Foto: Dok Humas Polresta Cirebon
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Mapolresta Cirebon, Rabu (3/4/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Ribuan personel gabungan dari sejumlah instansi dikerahkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2024 di wilayah hukum Polresta Cirebon. Para petugas disiapkan untuk mengamankan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan mulai 4 – 16 April 2024. Sasaran utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran tahun 2024.

‘’Totalnya ada 1.711 personel gabungan yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2024. Terdiri dari personel Polri dan Instansi lain seperti Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Dishub, Satpol PP, Dinkes, Dinsos, BPBD, Jasamarga, PMI, PLN, Pramuka, Organda, Senkom, Orasi, GP Anshor dan lainnya,’’ kata Sumarni, saat ditemui usai Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Mapolresta Cirebon, Rabu (3/4/2024).

Sumarni menjelaskan, para personel gabungan tersebut akan disiagakan di 16 titik, mulai dari posko utama, pos terpadu, pos pelayanan maupun pos pengamanan yang tersebar di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Adapun lokasinya sebanyak tiga pos di jalur tol, dua belas pos di jalur arteri, dan satu posko utama di Mapolresta Cirebon.

Pos di jalur arteri juga tersebar dari mulai perbatasan Indramayu, Kuningan, Majalengka, hingga Brebes, Jawa Tengah.

Pihaknya memastikan seluruh personel yang terlibat siap melayani masyarakat yang melaksanakan mudik ke kampung halamannya dan melintasi Kabupaten Cirebon.

‘’Para personel tersebut juga siap melayani warga Kabupaten Cirebon yang mudik pada saat momen Hari Raya Idul Fitri 1445 H karena diperkirakan ribuan warga Kabupaten Cirebon yang berada di luar akan pulang ke kampung halamannya,’’ tukas Sumarni.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement