Rabu 20 Mar 2024 18:07 WIB

BI DIY Siapkan Rp 5,5 Triliun Uang Kartal Selama Ramadhan dan Lebaran

BI pastikan ketersediaan uang rupiah mencukupi, berkualitas, dan layak edar

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Warga melakukan penukaran uang rupiah baru di mobil kas keliling Bank Indonesia (BI).
Foto: Republika/Prayogi
Warga melakukan penukaran uang rupiah baru di mobil kas keliling Bank Indonesia (BI).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Bank Indonesia (BI) DIY menyediakan uang kartal sebesar Rp 5,5 triliun selama periode Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2024 di wilayah DIY. Jumlah tersebut terdiri dari penarikan bank (outflow) dari BI sebesar Rp 4,5 triliun dan transaksi uang kartal antar bank sebesar Rp 1 triliun. 

Kepala Perwakilan BI DIY, Ibrahim mengatakan, jumlah uang kartal yang disiapkan tersebut meningkat sebesar 5,8 persen (yoy) jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, pada 2023 lalu disiapkan uang kartal sebesar Rp 5,2 triliun khusus untuk wilayah DIY. 

“Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan pada saat libur Lebaran 2024 di DIY,” kata Ibrahim, di Yogyakarta, Rabu (20/3/2024). 

Ibrahim menyebut, ada beberapa strategi yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah mencukupi, berkualitas, dan layak edar. Pertama yakni dengan mendistribusikan uang rupiah yang dimulai saat memasuki Ramadhan. 

Kedua, dengan melakukan kegiatan kas keliling sehingga menjangkau masyarakat secara lebih luas. Ketiga, pihaknya mengimbau agar masyarakat melakukan penukaran uang rupiah pada tempat yang resmi guna menjamin keaslian dan kualitas uang rupiah. 

Terkait dengan pelaksanaan penukaran uang menggunakan sarana digital, dapat melalui aplikasi PINTAR atau https://pintar.bi.go.id. Dalam memperluas jangkauan layanan yang rupiah kepada masyarakat, BI bekerja sama dengan perbankan di DIY dengan membuka layanan penukaran melalui loket perbankan, dan membuka layanan kas keliling bersama yang tersebar di berbagai titik.

“Pada Ramadhan 2024, titik lokasi penukaran terdiri dari kas keliling BI di lima titik, kas keliling bersama enam titik, dan 37 bank beserta kantor cabang,” ucap Ibrahim.

Disampaikan bahwa pemesanan layanan penukaran yang sebesar Rp 4 juta per orang dengan rincian pecahan Rp 50 ribu sebanyak 20 lembar, pecahan Rp 20 ribu sebanyak 50 lembar, pecahan Rp 10 ribu sebanyak 100 lembar, pecahan Rp 5.000 sebanyak 100 lembar, Rp 2.000 sebanyak 200 lembar, dan Rp 1.000 sebanyak 100 lembar.  

Sementara itu, secara nasional BI menyediakan uang kartal sebanyak Rp 197,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan yang tunai layak edar selama Ramadhan dan Idul Fitri 2024. Selain itu, dibuka layanan penukaran uang di 4.264 titik di seluruh Indonesia.

“Proyeksi penyediaan uang secara nasional tersebut meningkat sebesar 4,65 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 188,8 triliun,” jelas Ibrahim. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement