Jumat 08 Mar 2024 13:08 WIB

10 Orang Tertimbun Longsor di Pesisir Selatan: 1 Meninggal, 9 Masih dalam Pencarian

Longsor di Pesisir Selatan dipicu tingginya curah hujan.

Warga mengamati lokasi tanah longsor (ilustrasi). Longsor terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Sebanyak 10 warga tertimbun longsor.
Foto: ANTARA FOTO/Henry Purba
Warga mengamati lokasi tanah longsor (ilustrasi). Longsor terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Sebanyak 10 warga tertimbun longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, PESISIR SELATAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), menyatakan sedikitnya 10 orang tertimbun longsor di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Selatan. Longsor terjadi dipicu tingginya curah hujan.

"Setelah mendapatkan informasi dari warga, kami langsung menurunkan tim pencarian gabungan ke lokasi," kata Kepala BPBD Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, pada Jumat (8/3/2024).

Baca Juga

Dia menyebut dari 10 korban yang tertimbun longsor itu, satu orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Identitas korban masih diidentifikasi. Sementara sembilan orang lainnya masih dalam pencarian," ujarnya.

Doni menjelaskan penurunan tim pencarian ke lokasi terkendala akses, sebab jalan menuju titik longsor masih direndam banjir. "Kami sudah menginformasikan pada Kantor SAR Padang. Kemudian, ke Dinas Pekerjaan Umum untuk membantu peralatan dalam pencarian," katanya.

Banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan terjadi akibat hujan ekstrem sejak Kamis (7/3/2024). BPBD Pesisir Selatan mencatat banjir dan longsor juga melanda beberapa kecamatan lainnya di daerah itu.

Banjir mengakibatkan akses jalan putus dan fasilitas umum rusak. Ratusan hektare lahan pertanian warga juga terendam.

Doni merincikan di Kecamatan IV Jurai, banjir merendam puluhan rumah warga, satu unit jembatan gantung putus dibawa arus di Koto Rawang. Di Kecamatan Batang Kapas 200 unit rumah terendam.

"Kecamatan Koto XI Tarusan puluhan rumah terendam banjir. Akses jalan nasional Padang-Painan tidak bisa dilewati, karena debit air sudah tinggi di jalan. Sementara di Kecamatan Lengayang rumah warga terendam banjir dan longsor juga terjadi di Bukit Pulai Kecamatan Batang Kapas," ujarnya.

Jumlah kerusakan rumah warga dan fasilitas umum masih didata, termasuk warga terdampak. Saat ini Dinas Sosial Pesisir Selatan telah mendirikan dapur umum untuk membantu kebutuhan makan dan minum korban.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement