Kamis 29 Feb 2024 00:22 WIB

Program Makan Siang Gratis Disorot Bank Dunia, Ini Respons Gibran

Program makan siang gratis disinggung oleh pejabat Bank Dunia, Satu Kahkonen.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Andri Saubani
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan jawaban usai ditagih warga Solo soal masjid Taman Sriwedari dan Benteng Vastenburg saat acara refleksi 3 tahun kepemimpinan, Rabu (28/2/2024).
Foto: Republiika/Alfian Choir
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan jawaban usai ditagih warga Solo soal masjid Taman Sriwedari dan Benteng Vastenburg saat acara refleksi 3 tahun kepemimpinan, Rabu (28/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka beri tanggapan terkait Bank Dunia yang ikut menyoroti program makan siang gratis. Disinggung soal hal tersebut, Gibran mengaku berterima kasih atas segala masukan yang diberikan oleh bank dunia.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut mengatakan semua program hingga visi misi telah melalui proses diskusi. Namun, ia tak bisa menjelaskan dengan rinci dengan alasan dirinya dan capres Prabowo Subianto belum resmi dilantik. 

Baca Juga

“Ya terima kasih atas masukannya, World Bank ya? Yang namanya program, visi misi ya pasti sudah didiskusikan, tapi tidak bisa diapaparkan sekarang, karena apa? aku ini masih wali kota," katanya di Balai Kota Solo, Rabu (28/2/2024). 

Disinggung soal potensi defisit dari anggaran makan siang gratis sebesar Rp 15 ribu per anak, Gibran mengatakan akan didiskusikan kembali. Ia mengatakan jika ada masukan akan melakukan evaluasi terkait besaran anggaran. 

"(Besaran Rp 15 ribu per anak) Nanti akan diskusikan lagi, jika ada masukan dari warga akan dievaluasi lagi ya. (Defisit APBN) ya nanti akan dibicarakan lagi, gitu nggih," katanya mengakhiri. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement