Kamis 18 Jan 2024 13:00 WIB

Indikator Politik Simulasikan Putaran Dua Pilpres 2024, Ini Hasilnya

Elektabilitas Prabowo-Gibran stagnan, Pilpres 2024 diprediksi berjalan dua putaran.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Andri Saubani
Capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan (kedua kanan) dan Muhaimin Iskandar (kanan), capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto (ketiga kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kedua kiri) dan Mahfud MD (kiri) berfoto bersama usai menyampaikan gagasannya saat menghadiri acara Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). Kegiatan yang diselenggarakan KPK tersebut dihadiri oleh ketiga pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, 2 dan 3 dengan tujuan untuk menyampaikan terkait persoalan dan hambatan KPK dalam pemberantasan korupsi sehingga para pasangan capres dan cawapres tersebut dapat terlibat dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi KPK.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan (kedua kanan) dan Muhaimin Iskandar (kanan), capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto (ketiga kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kedua kiri) dan Mahfud MD (kiri) berfoto bersama usai menyampaikan gagasannya saat menghadiri acara Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). Kegiatan yang diselenggarakan KPK tersebut dihadiri oleh ketiga pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, 2 dan 3 dengan tujuan untuk menyampaikan terkait persoalan dan hambatan KPK dalam pemberantasan korupsi sehingga para pasangan capres dan cawapres tersebut dapat terlibat dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indikator Politik Indonesia melakukan simulasi putaran kedua pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Dengan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang dipastikan lolos ke putaran kedua, jika merujuk elektabilitasnya pada 30 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024 yang berada di angka 45,79 persen.

Simulasi pertama jika Prabowo-Gibran menghadapi Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar (AMIN) pada putaran kedua. Pasangan calon nomor urut 2 itu unggul di angka 57,8 persen dan AMIN meraih 29,5 persen.

Baca Juga

"Per hari ini masih kabar baik buat paslon 02 siapapun lawannya. Kalau melawan Mas Anies di putaran kedua, Pak Prabowo masih unggul," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi lewat rilis daringnya, Kamis (18/1/2024).

Simulasi kedua mempertemukan Prabowo-Gibran dengan Ganjar Pranowo Mahfud MD. Pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju itu mendapatkan suara sebesar 56,1 persen dengan 28,4 persen yang diraih pasangan calon nomor urut 3 itu.

 

"Ternyata Pak Prabowo per hari ini masih unggul dibanding pemilih Mas Ganjar, jikalau pemilih Mas Anies tidak mendapatkan Mas Anies lolos di putaran kedua. Lebih banyak pemilih Anies yang lari ke Pak Prabowo," ujar Burhanuddin.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 30 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024. Populasi survei adalah warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Adapun jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Kemudian, dilakukan oversample di 13 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. Sehingga total sampel adalah sebanyak 4.560 responden.

photo
Elektabilitas capres cawapres. - (Republika)

Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukiran sampel basisi 4.560 responden memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sebesar sekira 2 persen. Pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement