Kamis 28 Dec 2023 13:47 WIB

Satu Rumah di Cigugur Pangandaran Dilaporkan Rusak Akibat Gempa

Gempa magnituido 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Agus raharjo
Petugas memeriksa kondisi rumah yang mengalami kerusakan pascagempa di Dusun Sindangsari, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/12/2023).
Foto: Dok. Polsek Cigugur
Petugas memeriksa kondisi rumah yang mengalami kerusakan pascagempa di Dusun Sindangsari, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Kamis (28/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Satu unit rumah di Dusun Sindangsari, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, dilaporkan mengalami kerusakan usai diguncang gempa bumi pada Kamis (28/12/2023). Namun, kerusakan rumah itu tidak berdampak adanya korban jiwa.

Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Pangandaran Kompol Sukmawijaya mengatakan, pihaknya telah memerintahkan seluruh jajaran di polsek untuk melakukan pemantauan usai gempa bumi pada Kamis pagi. Dari hasil pemantauan sementara, terdapat satu unit rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi. 

Baca Juga

"Dari hasil laporan, ada satu rumah kena di Dusun Sindangsari, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur. Hanya rusak ringan dan tidak ada korban jiwa," kata dia, Kamis siang.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemantauan di lapangan pascagempa. Seluruh kapolsek disebut telah diperintahkan untuk mengecek keadaan masyarakat hingga ke desa-desa

 

"Sampai saat ini baru satu rumah, sementara korban jiwa tidak ada," kata Sukmawijaya. 

Ia mengimbau masyarakat di wilayah Kabupaten Pangandaran tetap waspada. Namun, masyarakat diminta tak perlu panik berlebihan. 

"Insya Allah Pangandaran aman dan kondusif untuk wisatawan," kata dia.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, satu rumah di Kecamatan Cigugur itu mengalami kerusakan di bagian dapur. Dinding dapur rumah permanen milik warga itu ambruk sebagian dan mengalami retak-retak.

Namun, dipastikan tak ada korban jiwa akibat kerusakan tersebut. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 7 juta. Sementara petugas BPBD Kabupaten Pangandaran telah memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak. 

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,3 mengguncang di wilayah selatan Jawa Barat, pada Kamis (28/12/2023) pukul 05.43.55 WIB. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa bumi itu berlokasi di laut pada jarak 94 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Pangandaran, pada kedalaman 41 kilometer.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement