Ahad 10 Dec 2023 14:59 WIB

Bercita-Cita Jadi Guru, Devitasari Afreilia Sukses Jadi Wisudawati Terbaik Universitas BSI

Devitasari Afreilia salah satu wisudawati terbaik menyandang IPK 3,34

Devitasari Afreilia salah satu wisudawati terbaik dari Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris yang telah dilantik, Ahad (3/12/2023) berlokasi di BSI Convention Center (BSI Convex)  Jl. Kali Abang Tengah No.8, Perwira, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat dengan menyandang IPK 3,34.
Foto: dok UBSI
Devitasari Afreilia salah satu wisudawati terbaik dari Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris yang telah dilantik, Ahad (3/12/2023) berlokasi di BSI Convention Center (BSI Convex) Jl. Kali Abang Tengah No.8, Perwira, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat dengan menyandang IPK 3,34.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Momen wisuda menjadi salah satu hal yang paling dinanti oleh seluruh mahasiswa tingkat akhir karena hal tersebut merupakan upacara pelantikan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studinya, tak hanya moment wisuda juga menjadi hal yang paling membahagiakan untuk seluruh wisudawan terlebih yang menyandang gelar menjadi wisudawan terbaik. 

Salah satunya, Devitasari Afreilia salah satu wisudawati terbaik dari Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris yang telah dilantik, Ahad (3/12/2023) berlokasi di BSI Convention Center (BSI Convex)  Jl. Kali Abang Tengah No.8, Perwira, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat dengan menyandang IPK 3,34. Devita sapaan akrabnya mengaku sangat bangga atas prestasi yang telah didapatkan dan dinobatkan menjadi wisudawati terbaik.

“Jujur dari awal kuliah hingga lulus ini, tidak menyangka bisa menjadi wisudawati terbaik, prestasi yang saya raih ini saya berikan untuk orang tua saya terutama almarhum ayah saya,” ujar Devita dalam wawancara langsung, Ahad (3/12/2023).

Dengan memiliki cita-cita sebagai seorang guru, Devita membagikan beberapa tips hingga mendapatkan predikat cum laude. 

 

“Harus belajar dengan rajin, tugas yang didapatkan oleh dosen juga harus dikerjakan, intinya jangan sampai tidak mengerjakan tugas dan satu lagi harus sering masuk kelas karena itu mempengaruhi nilai absensi kita,” tandas Devita. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement