Ahad 19 Nov 2023 21:18 WIB

Panen Raya Padi Sawah, Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Antisipasi Tingginya Harga Beras .

Sulawesi Tenggara siap genjot produktivitas beras

Panen raya Sulawesi Tenggara. Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto bersama Bupati dan jajaran melakukan Panen Raya Padi Sawah di Desa Masagena, Kecamatan Konda, Konawe Selatan,
Foto: Dok Istimewa
Panen raya Sulawesi Tenggara. Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto bersama Bupati dan jajaran melakukan Panen Raya Padi Sawah di Desa Masagena, Kecamatan Konda, Konawe Selatan,

REPUBLIKA.CO.ID, KONAWE SELATAN— Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto bersama Bupati dan jajaran melakukan Panen Raya Padi Sawah di Desa Masagena, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Sabtu (18/11/2023). 

Adapun padi yang dipanen merupakan hasil penanaman di atas 564 hektar hamparan padi sawah oleh 53 kelompok tani. 

Baca Juga

"Provitas hasil panen di Kecamatan Konda ini rata-rata 5,1 ton per hektarenya. Jadi apabila kita hitung, panen raya ditempat ini dapat menghasilkan 2.876,4 ton," ungkap Andap. 

Andap juga mengucapkan terima kasih kepada para Petani yang telah berhasil mempertahankan lahannya agar tetap berproduksi di tengah dampak el nino yang menyebabkan kemarau berkepanjangan. 

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat panen raya padi sawah di Desa Masagena, Cialam Jaya, Wonua, dan Desa Lawoila. Hal ini sangat sangat berarti bagi pemenuhan pangan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Saya ucapkan terima kasih pada para Petani di seluruh Sulawesi Tenggara," ucap Pj Gubernur. 

Pj Gubernur juga akan mengambil langkah konkret dalam menyikapi keberlangsungan produktivitas pertanian di Sulawesi Tenggara yang tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab para Petani. 

"Saya instruksikan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan anggaran pada program yang mendukung sektor pertanian, baik peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya, maupun untuk produktivitas lahannya," kata Andap. 

Untuk mendukung mengatasi tingginya harga beras akibat kurangnya hasil produksi, Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Bapanas & Bulog untuk membangun industri penggilingan padi 'Modern Rice Milling Plant', serta ke depan hasil panen petani akan diprioritaskan untuk pemenuhan stok pangan di Sulawesi Tenggara. 

Baca juga: Sungai Eufrat Mengering Tanda Kiamat, Bagaimana dengan Gunung Emasnya?

"Kami akan terbitkan surat instruksi agar ASN di Sultra wajib membeli beras lokal yang pengadaannya akan dikoordinasikan dengan Bulog. Pemerintah Provinsi juga akan berupaya untuk membangun industri penggilingan padi 'Modern Rice Milling Plant dan merumuskan subsidi harga guna menjamin harga beli dari petani," kata dia. 

Pada kesempatannya, Pj Gubernur Sultra, juga menyalurkan 150 liter 'POC' Pupuk Organik cair, 108 botol pestisida penalty, dan 108 botol pestisida corona kepada perwakilan Kelompok Tani yakni Kelompok Tani Mekar Sari, Sinar Tani, dan Tani Amohalo 1.

Turut hadir pada panen raya kali ini yakni Forkopimda Tingkat I Provinsi Sultra, Pimpinan & Anggota DPRD Kab. Konawe Selatan, Pimti Pratama Pemprov Sultra, Kepala Perangkat Daerah Kab  Konawe Selatan, penyuluh pertanian, Kepala Desa se-Kab Konawe Selatan, tokoh masyarakat, dan tokoh lainnya di Kab Konawe Selatan.  

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement