Rabu 15 Nov 2023 23:46 WIB

Warga Aceh Besar Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Aceh Besar mengalami peningkatan intensitas curah hujan dari sedang hingga lebat.

Pengendara sepeda motor melintasi genangan banjir di Desa Lampasie Engking, Aceh Besar (ilustrasi). Warga setempat diminta mewaspadai bencana hidrometeorologi.
Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas
Pengendara sepeda motor melintasi genangan banjir di Desa Lampasie Engking, Aceh Besar (ilustrasi). Warga setempat diminta mewaspadai bencana hidrometeorologi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar meminta warga untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi. Pasalnya saat ini Aceh Besar mengalami peningkatan intensitas curah hujan mulai dari sedang hingga lebat.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengatakan sesuai informasi dan update cuaca Provinsi Aceh dari BMKG kabupaten itu berpotensi terjadinya peningkatan intensitas curah hujan mulai dari sedang hingga lebat. "Mari kita belajar dan mengambil hikmah dari bencana banjir bandang dan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara dan Subulussalam, yang terjadi akibat intensitas curah hujan tinggi," katanya, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga

Dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk melakukan berbagai persiapan dalam bentuk mitigasi bencana guna menghindari hal yang lebih fatal saat terjadi bencana alam yang bisa datang kapan saja. Iswanto mengatakan seusai hujan lebat di sebagian kawasan Aceh Besar terjadi banjir genangan, seperti di Lhoong, Leupueng hingga Lamsenia atau beberapa kawasan lainnya di Aceh Besar.

"Kami mengimbau seluruh warga agar membersihkan saluran hingga air cepat melintas menuju muara di bibir pantai. Selain itu jangan sesekali membuang sampah sembarangan, terutama di saluran drainase gampong/desa dan dusun," kata Iswanto.

 

Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan Kecamatan Lhoong, Lhoknga, dan Leupung merupakan kawasan yang diperkirakan sebagai Kecamatan tertinggi intensitas curah hujannya. "Kami mengimbau seluruh masyarakat Aceh Besar agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca yang terjadi saat ini, terutama masyarakat yang berdomisili di kawasan rawan banjir, daerah Aliran Sungai (DAS) agar terus memerhatikan kondisi dan siaga, bila sewaktu waktu hujan yang tinggi dan air sungai akan meluap," katanya.

Ia juga mengajak Pemerintah Gampong dan semua elemen warga untuk dapat bersama sama menggalakkan masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan, selokan dan gorong-gorong. Ia juga meminta semua jajaran BPBD Aceh Besar untuk tetap siaga dan melakukan pemantauan di daerah-daerah rawan banjir dan longsor.

Jika terdapat potensi yang membahayakan maka segera laporkan dan lakukan upaya secepat mungkin dengan saling berkoordinasi dengan instansi terkait. BPBD Aceh Besar juga menerima layanan pengaduan masyarakat melalui layanan darurat 0811 6713 113.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement