Jumat 10 Nov 2023 22:59 WIB

Bukit Teropong Kota Bandar Lampung Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran di Bukit Teropong berhasil dipadamkan

Rep: Mursalin Yasland / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi Kebakaran Hutan. Kebakaran di Bukit Teropong berhasil dipadamkan
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi Kebakaran Hutan. Kebakaran di Bukit Teropong berhasil dipadamkan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Lahan seluas hampiar 1.000 meter persegi di Bukit Teropong Kota Bandar Lampung bernama Bukit Sindy terbakar, Jumat (10/11/2023) malam. Bukit yang berada di Kawasan Pasar Pasir Gintung, Tanjungkarung Pusat api baru bisa dikuasai setelah dua jam lebih menyala.

Keterangan yang diperoleh, Jumat malam, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandar Lampung menurunkan tiga mobil damkar dan belasan petugas di lokasi kejadian. Api menyala terlihat dari berbagai tempat dikarenakan bukit tersebut tempat wisata lokal yang menyediakan teropong kota.

Baca Juga

Kebakaran lahan Bukit Sindy tersebut, terjadi pada malam hari. Seorang warga melaporkan ada kebakaran kepada petugas Damkar Kota Bandar Lampung. Menurut Lurah Sukajawa Rudi, dia mendapatkan laporan warga adanya kebakaran Bukit Sindy. "Kebakaran terjadi menjelang Maghrib," katanya.

Dia mengatakan, api melahap tanaman kering di lahan bukit tersebut. Kebakaran hanya menghanguskan semak belukar di bukit, tidak ada korban jiwa atau juga benda yang berharga, termasuk pemukiman penduduk sekitar. Meski sempat ramai dilihat warga, api baru bisa dikuasai petgas dan dipadamkan setelah 2,5 jam lamanya.

"Kebakarannya di bukit tempat tinggi, jadi bisa dilihat dimanapun apinya," kata Lukman, warga Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat.

Baca juga: 10 Peluang Pintu Langit Terbuka Lebar, Doa yang Dipanjatkan Insya Allah Dikabulkan

Menurut dia, saat ini musim kemarau sehingga semak belukar di bukit tersebut mengering dan mudah terbakar. Kalau ada buangan puntung rokok api dapat menjalar cepat di bukit tersebut. "Api terlihat dari sore menjelang Maghrib," katanya.

Petugas Damkar yang berjibaku memadamkan api selama 2,5 jam tersebut belum bisa menyebutkan asal api. Namun, diduga kuat api berasa dari buangan puntung rokok. "Barang kali ada yang buang puntung rokok," kata Hasan, petugas Damkar.

Biasanya, Bukit Sindy ini tempat wisata warga lokal ketika malam Ahad. Warga banyak berdatangan ke Bukit Sindy untuk melepas penat pada siang hari dengan melihat pemandangan indah Kota Bandar Lampung dengan gemerlapan lampu. Bukit ini juga menyediakan teropong untuk melihat pemandangan kota pada siang hari.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement