Jumat 03 Nov 2023 14:33 WIB

BNPB: Karhutla di Kaki Gunung Rinjani Hanguskan 95 Hektare Lahan

BNPB dibantu TNI Polri telah buat sekat api untuk hentikan penyebaran kebakaran

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Siluet puncak Gunung Rinjani terlihat jelas saat matahari terbit dari Kota Mataram, NTB, Sabtu (14/8/2021). Gunung Rinjani yang terletak di bagian utara Pulau Lombok merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3,726 mdpl dan menjadi salah satu tempat wisata pegunungan favorit di NTB.
Foto: Antara/Ahmad Subaidi
Siluet puncak Gunung Rinjani terlihat jelas saat matahari terbit dari Kota Mataram, NTB, Sabtu (14/8/2021). Gunung Rinjani yang terletak di bagian utara Pulau Lombok merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3,726 mdpl dan menjadi salah satu tempat wisata pegunungan favorit di NTB.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kaki Gunung Rinjani, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan data yang dihimpun Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB tercatat kebakaran telah menghanguskan 95 hektare (Ha) lahan.

"Hingga berita ini diturunkan, belum ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran tercatat telah menghanguskan 95 Ha lahan," kata Muhari dalam siaran pers BNPB, Jumat (3/11/2023).

Berdasarkan laporan titik api terpantau oleh petugas pada Kamis (2/11) pukul 07.30 Wita. Kemudian, BPBD Nusa Tenggara Barat dan tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman, pengendalian, serta pengamanan di wilayah yang terbakar.

 

Langkah ini dilakukan untuk memeperkecil kemungkinan meluasnya titik api. Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan air yang bersumber dari pemerintah desa. 

"Upaya pengendalian juga dilakukan dengan cara membuat ilaran (sekat api) di sekitar lokasi kaki gunung guna memutus jalur yang kemungkinan akan di lalui jika titik api terus meluas. Upaya pengamanan juga dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement