Senin 09 Oct 2023 19:53 WIB

Pencarian Warga China Hilang di Pulau Komodo Resmi Ditutup

Korban dilaporkan hilang pada 3 Oktober 2023.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Yi Liu (27) warga negara asal China yang hilang di kawasan Pantai Long Beach Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (7/10/2023).
Foto: ANTARA/HO-Humas Basarnas Maumere
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Yi Liu (27) warga negara asal China yang hilang di kawasan Pantai Long Beach Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (7/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Basarnas Maumere resmi menutup operasi SAR pencarian warga negara asing asal China bernama Yi Liu (27) yang hilang saat berwisata di Long Pink Beach, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 3 Oktober 2023.

"Proses pencarian korban kami tutup di hari ke tujuh karena pencarian sudah tidak efektif lagi dan tanda-tanda penemuan korban sudah sangat kecil," kata Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Senin malam (9/10/2023).

Baca Juga

Penutupan operasi SAR hari ke tujuh didasarkan pada Undang-Undang Pelaksanaan Pencarian dan Pertolongan sesuai No 29 Tahun 2017 Pasal 34 bahwa pelaksanaan pencarian dan pertolongan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama tujuh hari.

Supiryanto Ridwan menyampaikan Tim SAR Gabungan memang telah melakukan pencarian baik di laut maupun menyusuri sabana di sekitar pantai sejak korban dilaporkan hilang pada 3 Oktober 2023 usai berwisata di pantai itu.

 

Pencarian terus menerus diperluas mulai dari hari pertama pencarian hingga hari ketujuh. Tim SAR Gabungan pun mengalami kendala arus laut yang cukup kuat sehingga menyulitkan proses pencarian korban.

"Namun apabila di lain hari korban ditemukan, maka operasi SAR akan dibuka kembali," kata dia.

Pelaksanaan pencarian korban melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Polres Manggarai Barat, dan nelayan. Pelaksanaan pencarian korban hingga hari ke tujuh mengerahkan alut RIB Pos SAR Manggarai Barat, Searider KSOP Labuan Bajo, Kapal Pinisi Qifadzah, dan sekoci di sekitar lokasi kejadian.

"Namun hasil nihil, korban pun dinyatakan hilang," ungkapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement