Sabtu 23 Sep 2023 10:51 WIB

DKI Intensifkan Siram Jalan dan Perbanyak Kabut Air untuk Tekan Polusi

Penyiraman sudah dilakukan pada 249 lokasi dengan melibatkan 243 unit mobil.

Mobil dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur tengah melakukan penyemprotan air untuk mengurangi dampak polusi udara di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (25/8/2023).
Foto: ANTARA/Syaiful Hakim/aa
Mobil dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur tengah melakukan penyemprotan air untuk mengurangi dampak polusi udara di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (25/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengintensifkan penyiraman jalan-jalan protokol dan memperbanyak pemasangan generator kabut air (water mist) dalam upaya menekan polusi udara di Ibu Kota yang dirasakan masih tinggi.

"Bersamaan siram jalan dengan water mist dengan skala lebih luas," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (23/9/2023).

Penyiraman jalan-jalan protokol di Jakarta ini berkolaborasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat)  DKI Jakarta.

Sampai dengan Rabu (20/9/2023)  penyiraman sudah dilakukan pada 249 lokasi dengan melibatkan 243 unit mobil dan 976 personel.

Sedangkan untuk generator water mist, Ani menyampaikan sampai tanggal tersebut sudah terpasang di 79 gedung. Rinciannya, empat gedung di Jakarta Pusat, empat gedung di Jakarta Utara, 27 gedung di Jakarta Barat, 40 gedung di Jakarta Selatan, dan empat gedung di Jakarta Timur.

Lalu pemasangan generator water mist di lingkungan gedung Pemprov DKI Jakarta terdiri atas lima Kantor Wali Kota dan dua di Blok G dan H Balai Kota DKI Jakarta. Ke depan, kata Ani, gedung pemerintah lainnya secepatnya menyusul pemasangan generator water mist.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut penyemprotan di sejumlah ruas jalan protokol Ibu Kota dengan mobil pemadam kebakaran secara rutin dapat mengurangi polusi udara.

"Saya barusan diskusi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), menurut beliau kalau jalan disiram dapat menurunkan PM 2,5," kata Heru usai menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Rumah Susun (Rusun) Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat,  pada Agustus 2023.

Penyiraman tersebut dilakukan dua kali dalam sehari, yakni pada pagi hari pukul 10.00 WIB dan siang hari pukul 14.00 WIB.

Heru juga meminta untuk menggencarkan penggunaan water mist di gedung-gedung tinggi sebagai upaya mengurangi polusi udara di Ibu Kota.

Menurut Heru, pemakaian water mist setidaknya dapat menjadi salah satu upaya untuk membuat langit Jakarta semakin membaik dan berwarna biru.

"Ya kan kami terus minta gedung tinggi itu harus tetap ada water mist. Ya mudah-mudahan dalam waktu dekat ini biru ya (langitnya)," kata Heru di kawasan GBK, Jakarta, kemarin.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement