Rabu 20 Sep 2023 19:32 WIB

Presiden Jokowi Minta Dukungan Muhammadiyah Jaga Pemilu 2024

Presiden Jokowi meminta dukungan Muhammadiyah untuk menjaga Pemilu 2024.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Bilal Ramadhan
Presiden Jokowi. Presiden Jokowi meminta dukungan Muhammadiyah untuk menjaga Pemilu 2024.
Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat
Presiden Jokowi. Presiden Jokowi meminta dukungan Muhammadiyah untuk menjaga Pemilu 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dukungan keluarga besar Muhammadiyah untuk menjaga penyelengaraan Pemilu 2024 agar berlangsung damai. Jokowi juga meminta agar Muhammadiyah turut menjaga keberlanjutan pembangunan untuk Indonesia yang lebih maju.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya di Apel Akbar Pasukan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah, Surakarta, Selasa (19/9/2023).

Baca Juga

“Saya mengharapkan dukungan besar keluarga Muhammadiyah untuk menjaga pemilu yang damai dan menjaga keberlanjutan pembangunan untuk Indonesia maju yang kita cita-citakan,” kata Jokowi.

Berdasarkan pengalaman dalam menyelenggarakan lima kali pemilu langsung, Jokowi pun meyakini bangsa Indonesia telah dewasa dalam berdemokrasi. Meskipun begitu, ia tak memungkiri potensi risiko dan potensi ketegangan akan tetap ada.

Karena itu, ia mendorong peran dan kontribusi dari organisasi pemuda seperti Pasukan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah.

“Dan di sinilah peran dan kontribusi organisasi sukarelawan, organisasi pemuda seperti Kokam Muhammadiyah sangat diperlukan,” ujar dia.

Dalam kesempatan ini, Jokowi mengapresiasi peran dan kontribusi aktif PP Pemuda Muhammadiyah serta Kokam Muhammadiyah dalam membantu masyarakat. Ia menilai, kontribusi langsung untuk membantu masyarakat tersebut yang membuat organisasi Muhammadiyah semakin dicintai masyarakat.

“Karena budaya saling membantu, saling peduli adalah nilai luhur anugerah Allah SWT yang memampukan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan bisa diselesaikan dengan baik,” kata Jokowi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement