Senin 18 Sep 2023 18:41 WIB

Gerindra Ungkap Komunikasi dengan Demokrat Sudah Terjalin Lama

Gerindra yakin Demokrat tak ajukan syarat apa pun dalam mendukung Prabowo.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Teguh Firmansyah
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi kediaman Prabowo Subianto untuk menyampaikan sikap dukungannya kepada Menteri Pertahanan (Menhan) itu, Ahad (17/9/2023).
Foto: Dok. Republika
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi kediaman Prabowo Subianto untuk menyampaikan sikap dukungannya kepada Menteri Pertahanan (Menhan) itu, Ahad (17/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Koalisi Indonesia Maju melakukan penjajakan-penjajakan dengan berbagai partai politik. Salah satunya dengan Partai Demokrat yang memiliki hubungan baik dengan Partai Gerindra.

"Baik di Gerindra maupun di Demokrat ya kita kan saling kenal. Apalagi di DPR, saling berkomunikasi dengan baik, saling kemudian ya melakukan penjajakan itu bukan saya atau satu dua orang, saya pikir itu dalam proses yang memang sudah berlangsung lama," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/9/2023).

Baca Juga

Bergabungnya Partai Demokrat dengan Koalisi Indonesia Maju merupakan hasil pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia sendiri yakin, partai berlambang bintang mercy itu tak mengajukan syarat apapun.

"Tugas kami adalah menjalin komunikasi baik dengan teman-teman Demokrat lebih intens, seperti yang sudah dilakukan selama ini," ujar Dasco.

Koalisi Indonesia Maju juga sudah sudah menyusun tim teknis pemenangan Prabowo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Di dalamnya tentu akan ada Partai Demokrat yang baru akan mendeklarasikan Prabowo secara resmi pada 21 September 2023.

"Tim teknis dan memperkaya apa namanya kerja-kerja lapangan, planing kerja-kerja lapangan, dan yang sudah dilakukan. Lalu kemudian soal tim pemenangan ini juga dalam rangka memenuhi persyaratan KPU tentunya sudah dibicarakan dan akan segera dibentuk," ujar Dasco.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng bahwa Majelis Tinggi Partai Demokrat telah mengambil sikap terkait koalisi untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Mereka akan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres).

Dukungan tersebut juga sudah disampaikan secara langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Prabowo. Adapun deklarasi secara resmi, akan dilakukan pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat pada 21 September 2023.

"Deklarasi resmi untuk keputusan ini, akan disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat AHY dalam Rapimnas Partai Demokrat, Hari Kamis, 21 September 2023, yang diikuti ribuan pengurus Partai Demokrat dari seluruh Indonesia," ujar Andi lewat keterangannya, Senin (18/9/2023).

Dengan adanya dukungan tersebut, Partai Demokrat akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju untuk mengusung Prabowo. Bersama Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Gelora.

"Luar biasa, mars Partai Demokrat dikumandangkan di kediaman Pak Prabowo Subianto untuk menyambut Pak SBY dan Ketum AHY. Terima kasih atas penyambutan yang sangat baik kemarin di Hambalang, Bogor," ujar Andi.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement