Jumat 21 Jul 2023 00:20 WIB

Pertemuan Gerindra-Demokrat, Andi Mallarangeng: Barangkali Bisa Kerja Sama di Putaran ke-2

Andi Mallarangeng sebut ada kemungkinan kerjasama di putaran kedua dengan Gerindra.

Rep: Febrianto A Saputro/ Red: Bilal Ramadhan
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra berkunjung ke Kantor DPP Partai Demokrat. Andi Mallarangeng sebut ada kemungkinan kerjasama di putaran kedua dengan Gerindra.
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra berkunjung ke Kantor DPP Partai Demokrat. Andi Mallarangeng sebut ada kemungkinan kerjasama di putaran kedua dengan Gerindra.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Partai Gerindra dan Partai Demokrat menggelar pertemuan tingkat sekjen di Kantor DPP Partai Demokrat, pada Kamis (20/7/2023). Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Malarangeng mengatakan pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama antar kedua partai politik.

"Intinya bahwa kami membuka kemungkinan kerja sama tetapi sekarang ini kita dalam posisi bersama koalisi perubahan. Tapi misalnya salah satu yang kemungkinan kalau ada putaran kedua, kan bisa saja kita bekerja sama," kata Andi ditemui di Fisipol UGM, Yogyakarta, Kamis.

Baca Juga

Ia mengatakan Partai Demokrat membuka diri berkomunikasi dengan partai manapapun, termasuk dengan Partai Gerindra. Ia juga mengatakan bahwa pertemuan tersebut sudah lama direncanakan. 

"Sebenarnya sudah lama (diagendakan), kan komunikasi terus kan diantara temen-temen sekjen ke sekjen lalu kemudian juga, dari berbagai macam partai. Sekjen dan sekjen partai lain kita juga sudah terbiasa berkomunikasi," ucapnya.

Andi menambahkan, apalagi sebelumnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga secara khusus telah berkunjung ke Pacitan menemui Ketua Maelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sehingga menurutnya pertemuan sekjen kedua partai merupakan lanjutan komunikasi antar kedua partai.

"Intinya selain komunikasi tentu saja membangun kemungkinan-kemungkinan kerja sama kedepan. Cuma memang posisi kami selalu membuka pintu untuk berkomunikasi dan bekerja sama dengan partai lain, namun untuk pemilu 2024 ini kami juga mengatakan bahwa posisi kami ada dalam koalisi perubahan. Itu yang kami sampaikan," ungkapnya. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Saat ditanya soal peluang terbentuknya koalisi baru, AHY tegas memastikan komitmennya untuk berada di dalam koalisi perubahan.

"Politik adalah seni yang bisa menyatakan semua itu bisa mungkin terjadi, tetapi saya meyakinkan bahwa Demokrat hari ini juga tetap serius untuk membangun koalisi perubahan," kata AHY di Fisipol UGM, Kamis (20/7/2023).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement