Kamis 20 Jul 2023 17:10 WIB

Gerindra Hormati PDIP Panggil Budiman Seusai Bertemu Prabowo

Gerindra menghormati PDIP memanggil Budiaman Sudjatmiko usai temui Prabowo.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Bilal Ramadhan
Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko berbicara dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Gerindra menghormati PDIP memanggil Budiaman Sudjatmiko usai temui Prabowo.
Foto: Dok Tim Media Prabowo
Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko berbicara dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Gerindra menghormati PDIP memanggil Budiaman Sudjatmiko usai temui Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa Prabowo Subianto siap bertemu dengan siapa pun yang ingin membahas ide dan pemikirannya untuk Indonesia. Termasuk Budiman Sudjatmiko yang notabenenya merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Partai Gerindra sendiri menghormati mekanisme yang dilakukan PDIP dalam memanggil kader-kadernya yang seusai bertemu Prabowo. Dalam hal ini, ada Gibran Rakabuming Raka, Effendi Simbolon, dan terakhir adalah Budiman.

Baca Juga

"Kalau kemudian langkah politik itu terus DPP PDIP mengambil, mengundang Mas Budiman tentu saja kami menghormati itu adalah ranah internal PDI Perjuangan," ujar Muzani di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (20/7/2023).

Dia menjelaskan, pertemuan antara Prabowo dan Budiman adalah membahas ide dan pemikiran untuk membangun Indonesia. Tak ada pembahasan ihwal peluang bergabungnya Budiman ke partai berlambang kepala garuda itu.

"(Membahas) tentang masalah-masalah Indonesia, tentang masalah-masalah bangsa yang menurut Mas Budiman perlu sebuah ide besar, cita-cita besar, seperti Bung Karno ketika awal memproklamasikan Republik Indonesia," ujar Muzani.

"Pak Prabowo sebagai calon presiden, sebagai seorang pemimpin bertemu dengan siapa saja. Beliau tidak punya alergi, kan saya sudah berkali-kali mengatakan Pak Prabowo tidak memiliki alergi, tidak mempunyai halangan untuk bertemu dengan siapapun," kata wakil ketua MPR itu.

Ketua Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun menegaskan bahwa partainya mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres). Jika ada kader yang mendatangi bakal capres lain, berarti kader tersebut melanggar keputusan partai.

PDIP akan memanggil Budiman Sudjatmiko. Pemanggilan tersebut untuk mengklarifikasi pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Ketika kader mendatangi calon lain itu, namanya melakukan perlawanan terhadap keputusan partai dan itu harus diminta pertanggungjawabannya," ujar Komarudin saat dihubungi, Rabu (19/7/2023).

Terkait segala keputusan partai, ia meminta seluruh kader PDIP untuk mematuhinya. Termasuk dalam hal berorganisasi yang seharusnya sangat dimengerti oleh Budiman.

"Saya kira semua orang dari sabang sampai Merauke, bahkan dunia tahu bahwa calon PDI perjuangan itu Ganjar Pranowo," ujar Komarudin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement