Senin 17 Jul 2023 04:43 WIB

Gubernur Sebut Transaksi di Pesta Kesenian Bali 2023 Capai Rp10 Miliar

Pesta kesenian di Bali tingkatkan kunjungan wisatawan.

Sejumlah seniman menampilkan tari barong bekasi saat Pesta Kesenian Bali ke-45 di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar, Bali, Senin (10/7/2023). Seniman Sanggar Seni Kusuma Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menampilkan sejumlah pertunjukan seni tari diantaranya tari payungku, tari sulanjana, tari barong bekasi dan tari bocah muara dalam pesta kesenian tersebut sehingga dapat melestarikan budaya khususnya tari.
Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Sejumlah seniman menampilkan tari barong bekasi saat Pesta Kesenian Bali ke-45 di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar, Bali, Senin (10/7/2023). Seniman Sanggar Seni Kusuma Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menampilkan sejumlah pertunjukan seni tari diantaranya tari payungku, tari sulanjana, tari barong bekasi dan tari bocah muara dalam pesta kesenian tersebut sehingga dapat melestarikan budaya khususnya tari.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Gubernur Bali Wayan Koster menyebut nilai perolehan transaksi selama Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-45 yang berlangsung pada tahun 2023 mencapai Rp 10 miliar.

Nominal transaksi ini dilihat dari perputaran uang yang terjadi di stan Industri Kecil Menengah (IKM) dan stan kuliner selama satu bulan acara yaitu 18 Juni-16 Juli 2023.

Baca Juga

"Transaksi selama PKB untuk produk IKM dan UMKM mencapai Rp8 miliar, sedangkan penggiat kuliner yang di antaranya menjual blayag, tipat, dan babi guling itu transaksinya mencapai Rp2 miliar, jadi total mencapai Rp10 miliar," kata Koster di Denpasar, Ahad (16/7/2023).

Saat menutup festival seni tahunan itu, orang nomor satu di Pemprov Bali tersebut turut merinci bahwa IKM yang menjual produk busana dan kerajinan seperti anyaman memiliki peminat yang tinggi.

 

Hal tersebut terbukti dari data yang dikumpulkan panitia bahwa penjualan busana ada yang mencapai Rp380 juta, dan kerajinan bambu di angka Rp 20 juta.

"Pesta Kesenian Bali juga berhasil menjadi media pengembangan perekonomian masyarakat Bali, yaitu pameran IKM Bali Bangkit selama berlangsung PKB 2023 telah memberi rezeki ke pelaku IKM dan penggiat kuliner," ujar Koster.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali Wayan Jarta mengatakan selain produk busana, transaksi selama PKB juga didominasi oleh produk dari usaha perhiasan baik emas maupun perak.

IKM yang menjual perhiasan dan busana khususnya kain wastra dinilai sebagai tren setiap Pesta Kesenian Bali, namun baru di tahun ini Jarta melihat antusias pengunjung yang lebih tinggi terhadap busana berbahan lokal Bali itu.

Terdapat total 130 stan perajin selama PKB, dan menurut Disperindag Bali umumnya pembeli pada stan IKM adalah masyarakat lokal maupun pengunjung luar Bali yang melihat harga dan kualitas yang ditawarkan sesuai.

Sekitar 25 persen dari perajin yang mendapat kesempatan berjualan di PKB 2023 sebelumnya belum pernah terlibat dan akhirnya lolos setelah dikurasi.

"Kami kurasi khusus pameran PKB dari Januari, tiap ada yang baru dan bagus kita persilakan, tapi kalau tidak berkembang atau sudah mapan dia bisa di luar PKB. Tidak semua sama, ada yang tahun lalu ikut sekarang tidak, kita bergerak terus selalu pantau kalau berkualitas kita tawarkan," kata Jarta.

Untuk proses kurasi, Kepala Disperindag Bali itu menegaskan bahwa produk yang boleh dijual pada pameran Pesta Kesenian Bali adalah produk asli Bali seperti kerajinan buatan tangan yang berkualitas, tetapi dengan harga pas.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement