Selasa 04 Jul 2023 21:26 WIB

Festival Krakatau 7-8 Juli Diprediksi 'Tarik' 20 Ribu Orang

Festival Krakatau diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lampung.

Sejumlah peserta mengikuti Festival Krakatau pada penyelenggaraan terdahulu. Pada tahun ini, Festival Krakatau diprediksi dihadiri 20 ribu orang.
Foto: Antara/Kristian Ali
Sejumlah peserta mengikuti Festival Krakatau pada penyelenggaraan terdahulu. Pada tahun ini, Festival Krakatau diprediksi dihadiri 20 ribu orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Sekitar 20 ribu orang diprediksi akan menghadiri Festival Krakatau 2023. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan mengatakan, Festival Krakatau atau K-Festival pada tahun ini akan berubah dari acara dinas menjadi festivalnya masyarakat.

Untuk mendekatkan diri dan menjadikan festival tahunan ini menjadi milik masyarakat, pihaknya melibatkan langsung komunitas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. "Tahun ini penyelenggaraan dilakukan bersama komunitas jadi semua memiliki ini tidak hanya dinas, dan tahun ini diperkirakan akan hadir dari pagi hingga sore hari saat pelaksanaan festival sebanyak 10 ribu-20 ribu orang yang merupakan peserta pawai hingga masyarakat," ucapnya, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga

Dia menjelaskan, dengan prediksi kehadiran peserta sebanyak 20 ribu orang dalam pelaksanaan festival tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lampung. "Tujuan festival ini tentu untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung apalagi kalau bisa sampai ada 20 ribu orang yang ikut serta, dan semoga makin banyak yang mengenal destinasi wisata disini melalui K-Festival," ujarnya.

Menurut dia, pelaksanaan Festival Krakatau tersebut akan dilakukan pada 7-8 Juli mendatang, dengan mengangkat kebudayaan topeng Lampung melalui pelaksanaan lomba topeng, serta karnaval. Selain itu akan ada pula pembuatan makanan tradisional Lampung berupa kue engkak oleh UMKM lokal secara serentak, dan mengadakan lomba pembuatan video bertemakan Gunung Krakatau sebagai ikon festival tertua di Lampung itu.

 

"Jadi dalam festival ini yang menjadi puncak acara bukan acara hiburan melainkan karnaval topeng yang diikuti oleh masyarakat, diharapkan adanya kegiatan ini jadi penggerak pariwisata Lampung menjadi lebih baik dan makin dikenal oleh masyarakat luas," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement