Selasa 04 Jul 2023 13:51 WIB

Djarot Tegaskan tidak Ada Dinasti Politik di PDIP

Ketua DPP Djarot Saeful Hidayat sebut tidak ada dinasti politik di PDIP.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Bilal Ramadhan
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat. Ketua DPP Djarot Saeful Hidayat sebut tidak ada dinasti politik di PDIP..
Foto: Dok.Republika
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat. Ketua DPP Djarot Saeful Hidayat sebut tidak ada dinasti politik di PDIP..

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saeful Hidayat menanggapi anggapan politik dinasti yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap anak hingga menantunya. Namun, ia memiliki pandangan yang berbeda soal politik dinasti.

"Dinasti politik itu kalau seseorang itu masuk proses politik dan itu dibagi disebar ke banyak partai, PDI Perjuangan tidak seperti itu. Dalam satu keluarga itu, harus satu partai, dinasti politik itu apabila ada seseorang satu di partai A, lainnya di partai B, saudaranya di partai C membentuk satu dinasti, PDI Perjuangan tidak," ujar Djarot di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga

Adapun Gibran Rakabuming Raka yang menjadi wali kota Solo dipandangnya bukan merupakan dinasti politik. Sebab, putra sulung Jokowi itu telah melewati pendidikan politik dan kaderisasi yang dilakukan oleh PDIP.

Sementara, menantu Jokowi, Bobby Nasution juga dipandangnya sudah melewati tahapan tersebut, seperti yang dilakukan juga oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. Pendidikan politik itu mengantarkannya menjadi Wali Kota Medan.

"Karena kita tahu bahwa, sumber utama kader partai itu dari keluarga baru dari lingkungan masyarakat baru dari hubungan historis, jadi saya tidak melihat itu (politik dinasti oleh Jokowi)," ujar Djarot.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo buka suara terkait niat Kaesang Pangarep yang ingin jadi Depok satu. Namun, rencana tersebut dikaitkan dengan isu dinasti politik yang berusaha dilakukan oleh Jokowi.

"Gini lho, kalau politik dinasti itu masih dalam satu keluarga," ujar FX Rudy, Jumat (16/6/2023).

Menurut dia, dinasti politik itu kalau Kaesang masih dalam satu kartu keluarga (KK) dengan Presiden Jokowi. Namun, ia mengungkapkan, sudah ada pemisahan KK Kaesang dengan Jokowi serta anak-anak lainnya.

"Tahu keluarga? KK itu lho, kan sekarang Bapak Presiden sendiri, tinggal Bapak (Jokowi) dan Ibu (Iriana Jokowi yang satu KK), Mas Kaesang sudah KK sendiri, Mas Wali KK sendiri, Mbak Kahiyang sudah KK sendiri," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement