REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso terkait rencana kenaikan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita. Hal ini disampaikannya setelah mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Pengembangan dan Upaya Stabilisasi Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit di Jakarta pada Senin.
Rencana kenaikan HET Minyakita sebelumnya telah disampaikan oleh Kementerian Perdagangan. Amran, yang baru kembali dari ibadah haji, menegaskan bahwa koordinasi dengan Mendag Budi Santoso diperlukan untuk menyikapi penyesuaian tersebut. Amran juga berencana melaporkan hasil pembahasan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
Menanggapi kondisi harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang fluktuatif, Amran menegaskan perlunya rapat koordinasi sebelum pemerintah memberikan penilaian resmi. "Aku baru masuk kantor. Tunggu, rakor dulu," ujar Amran.
Sementara itu, Budi Santoso telah menyatakan pemerintah akan menaikkan HET Minyakita dalam dua minggu ke depan. Meski belum ada kesepakatan harga terbaru, penetapan ini didorong oleh kenaikan harga bahan baku CPO dan biaya produksi. Saat ini, HET Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.