Ahad 02 Jul 2023 15:02 WIB

Bentrok Antarsuporter Persis Solo, 1 Orang Alami Luka Tusuk

Dari empat korban penganiayaan, satu korban berjenis kelamin perempuan.

Rep: C02/ Red: Agus raharjo
Sejumlah suporter Persis Solo. (Ilustrasi)
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah suporter Persis Solo. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR–Bentrok antara suporter Laskar Sambernyawa pecah usai laga antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/7/2023) kemarin. Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan telah terjadi dugaan Perkelahian antar Kelompok Suporter Persis Solo.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Raya Palur Km 05 di depan Universitas Solo (UNSA) Kecamatan Jaten, Karanganyar sekitar pukul 22.30 WIB. "Kejadian tersebut dilatarbelakangi permasalahan di Tribun Stadion Manahan Solo," kata Jerrold melalui keterangan yang diterima Republika.co.id, Ahad (2/7/2023)

Baca Juga

Pihaknya mengatakan permasalahan belum diketahui secara pasti. Namun, bentrok berlanjut pada saat pulang setelah pertandingan selesai.

"Pada akhirnya di sekitaran Pasar Gilingan Solo terjadi bentrokan antarsuporter, keributan berlanjut di daerah Panggung Solo dan menjalar ke daerah UNSA kecamatan Jaten dan Fly Over Palur," katanya.

 

Kemudian, Tim Gabungan Penyekatan di Pos Sroyo membubarkan massa. Pihaknya pun mengarahkan salah satu koordinator suporter untuk melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polres Karanganyar.

Selanjutnya, dari kejadian tersebut setidaknya ada empat orang korban. Tiga diantaranya adalah korban laki-laki yakni N warga Karangmalang, Sragen, PW warga Laweyan, Solo, dan HPP warga Gatak, Sukoharjo. Sedangkan korban lainnya perempuan berinisial YP warga Laweyan, Solo.

Keempat korban tersebut mengalami luka di bagian kepala, pinggang, mata, dan mulut. Sedangkan satu orang korban berinisial PW mengalami luka tusukan di bagian perut.

"Sampai dengan saat ini korban masih dalam perawatan di RS Dr Moewardi Solo," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement