Senin 19 Jun 2023 22:26 WIB

Dukung UMKM, Pemkot Medan Bangun Rumah Kemasan

Rumah kemasan akan meningkatkan kemampuan UMKM mengemas produk.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki (tengah) didampingi Wali  Kota Medan Bobby Nasution (kanan) meninjau sejumlah toko saat pembukaan Pos Bloc Medan di Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/10/2022). PT Pos Indonesia berkolaborasi dengan PT Ruang Kreatif Pos merevitalisasi dan mengalihfungsikan gedung Kantor Pos Medan menjadi ruang kreativitas bagi masyarakat setempat maupun pelaku UMKM sehingga diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di daerah tersebut.
Foto: ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki (tengah) didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution (kanan) meninjau sejumlah toko saat pembukaan Pos Bloc Medan di Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/10/2022). PT Pos Indonesia berkolaborasi dengan PT Ruang Kreatif Pos merevitalisasi dan mengalihfungsikan gedung Kantor Pos Medan menjadi ruang kreativitas bagi masyarakat setempat maupun pelaku UMKM sehingga diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di daerah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebutkan rumah kemasan yang diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Medan akan dibangun tahun ini.

"Insya Allah, tahun ini kita (Pemkot Medan) akan membangun rumah kemasan. Hal ini berangkat dari aspirasi para teman-teman UMKM," ujar Bobby ketika menerima rombongan Komite II DPD RI, di Medan, Sumatra Utara, Senin.

Baca Juga

Namun, katadia pula, di tengah persiapan itu, Pemkot Medan juga telah menyiapkan hal-hal teknis lainnya agar dalam pelaksanaan semua berjalan dengan lancar.

Langkah ini merupakan bagian dari sejumlah upaya Pemkot Medan dalam mendukung pemberdayaan maupun pengembangan pelaku UMKM di Kota Medan agar lebih berkembang dan naik kelas.

Wali Kota selanjutnya mengungkapkan, Pemkot Medan juga telah membantu para pelaku usaha mendaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) secara gratis.

"Kita memahami hal-hal yang dibutuhkan pelaku usaha untuk melindungi mereka dan produk yang dimiliki. Mungkin bukan hari ini, tapi nanti setelah produk mereka dikenal dan terkenal," katanya lagi.

Wali Kota juga mengungkapkan dari lima program prioritas yang ditetapkan Pemkot Medan, salah satunya penataan kawasan heritage sejalan pemberdayaan para pelaku UMKM.

"Ya, jadi bukan hanya sekadar pembangunan fisik saja yang kita lakukan, tapi juga membangkitkan geliat perekonomian Kota Medan lewat peran UMKM," kataBobby.

Wakil Ketua III Komite II DPD RI Lukky Semen selaku pimpinan rombongan mengungkapkan, kehadiran pihaknya bersama rombongan untuk melakukan pengawasan UU No. 31/2000 tentang Desain Industri.

Dipilihnya Ibu kota Provinsi Sumatera Utara, katanya lagi, karena melihat kemajuan sektor UMKM di Kota Medan selama masa kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

"Selain itu, kita tengah menyusun pandangan dan pendapat terkait RUU Desain Industri berasal dari pemerintah daerah. Lewat pengawasan yang kita lakukan ini, tentu jadi sebuah masukan bagi kami," ujarnya lagi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement