Sabtu 20 May 2023 18:24 WIB

Eks Wagub Banten Jadi Lulusan Terbaik Doktor Ilmu Sosial Unpas

Andika diwisuda dengan meraih indeks prestasi komulatif (IPK) 3,76.

Eks Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menjadi lulusan terbaik Program Doktoral Bidang Ilmu Sosial Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.
Foto: Dok pribadi
Eks Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menjadi lulusan terbaik Program Doktoral Bidang Ilmu Sosial Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Eks Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menjadi lulusan terbaik Program Doktoral Bidang Ilmu Sosial Universitas Pasundan (Unpas) Bandung. Penganugerahan wisudawan terbaik kepada Andika itu dilakukan dalam prosesi pelantikan wisuda sarjana, magister, dan doktor gelombang II tahun akademik 2022/2023 di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) ITB, Kota Bandung, Sabtu (19/5/2023).

Mewakili sekitar 1.100 wisudawan dari ketiga jenjang pendidikan di Unpas, Andika membawakan pidato berjudul 'Visi 2045: Alumni Unpas Untuk Indonesia Emas'. Dia mengaku, menyusun naskah pidato tersebut dengan imajinasi berupa bagaimana generasi emas pada 100 tahun Indonesia merdeka berkontribusi nyata dalam kemajuan Indonesia.

"Kata Emas sendiri merupakan akronim dari Energik, Multitalenta, Aktif, dan Spiritual," kata Andika yang juga Ketua Ikatan Alumni Pascasarjana Unpas Provinsi Banten tersebut di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu. Dia diwisuda dengan meraih indeks prestasi komulatif (IPK) 3,76.

Politikus Partai Golkar tersebut menjelaskan, untuk mewujudkan generasi emas adalah tanggung jawab bersama alias bukan semata pemerintah atau perguruan tinggi dan sekolah. Menurut dia, semua pihak, baik swasta atau industri, media massa, serta civil society ikut bertanggung jawab mencetak generasi emas pada 20245.

"Dan tentunya termasuk para wisudawan yang hadir pada prosesi wisuda Universitas Pasundan hari ini. Dan mengarahkan berbagai sumber daya untuk mewujudkan Indonesia Emas," ujar Andika. Dia memprediksi, pada medio 2030-2045 Indonesia akan meraih bonus demografi.

Bukan tidak mungkin, sambung dia, pada kurun waktu tersebut, Indonesia akan menjadi penentu kebijakan global. Untuk itu, Andika mengaku merasa perlu mengaja seluruh wisudawan untuk terus bergerak menekuni bidang profesi yang menjadi passion masing-masing," ujarnya.

Rektor Unpas Prof Eddy Jusuf mengatakan, pada era globalisasi menuntut masyarakat untuk dapat bersaing dan adaptif serta memiliki inovasi. Dia pun mengajak wisudawan dan wisudawati Unpas untuk mampu berkompetisi di level global di tengah gempuran tenaga kerja lintas negara yang masuk Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement