Selasa 18 Apr 2023 16:28 WIB

Erick Thohir Masuk Lima Besar Tokoh NU Versi Survei Indopol

Berdasarkan survei Indopol Erick Thohir lebih unggul dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Erdy Nasrul
Survei Indopol 18 April 2023.
Foto: Republika
Survei Indopol 18 April 2023.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut nama Erick Thohir sebagai kandidat yang berpotensi diusung menjadi calon wakil presiden dalam Pemilu 2024. Nama Erick sangat mungkin digadang dan diusung sejumlah partai politik yang tergabung dalam Koalisi Kebangsaan. Ini merupakan gabungan dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan beranggotakan lima partai politik. Yakni Golkar, Gerindra, PKB, PAN, dan PPP.

"Ada nama-nama ada Pak Prabowo, Pak Ganjar, Pak Airlangga, Mas Erick Thohir, banyak lah," kata Viva Yoga seusai mengikuti pengajian dan Sholat Tarawih bersama yang digelar DPW PAN Jatim dengan PWNU Jatim di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Viva Yoga mengamini analisa banyak pengamat, bahwa setelah kelima partai politik tersebut mewacanakan membuat koalisi besar, akan sulit menentukan siapa pasangan calon yang akan diusung di Pilpres 2024. Pertimbangannya, karena setiap Parpol menginginkan kadernya menang, dan memiliki kepentingan subyektif masing-masing.

"Nah saya meyakini apabila koalisi besar dalam ikatan kebangsaan ini berhasil untuk ditetapkan, maka kepentingan partai politik yang bersifat subyektif itu akan dirundingkan di meja diskusi dan akan ditetapkan berdasarkan akal sehat, berdasarkan ukuran-ukuran yang rasional, secara kolektif kolegial, musyawarah mufakat, dan tidak voting," ujarnya.

Viva Yoga menjelaskan, faktor-faktor yang bisa dijadikan rujukan untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung di antaranya hasil survei dari lembaga survei yang bonafide. Hasil survei tersebut, kata dia, biasanya menggambarkan siapa pasangan calon yang diminati dan sesuai dengan aspirasi masyarakat.

"Meskipun itu bersifat sementara tapi bisa menjadi pertimbangan. Misal soal pupularitas, elektabilitas. Jadi hal yang bersifat kualitatif bisa diukur secara angka-angka, itu dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan pasangan calon," kata Viva Yoga.

Erick Thohir lebih unggul dari Cak Imin

Nama Anggota Kehormatan Barisan Serba Guna Nahdlatul Ulama (Banser NU) Erick Thohir masuk dalam lima besar tokoh yang berpotensi tampil dalam Pemilu 2024. Erick sering digadang menjadi calon wakil presiden yang mengerek popularitas dan elektabilitas partai pengusungnya.

Nama Menteri BUMN itu bersaing di lima besar bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga tokoh NU. Kemudian elektabilitas Ketua Umum PSSI tersebut mengungguli tokoh NU lainnya yakni Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin.

Elektabilitas Erick Thohir menduduki peringkat 5 besar di antara 13 tokoh capres dan cawapres di Jawa Timur.

Berdasarkan data survei, Erick Thohir bersaing dengan Khofifah. Elektabilitas Khofifah di angka 4.9 persen sedangkan Eks Presiden Inter Milan tersebut berada di angka 3.4 persen.

Kemudian, terpaut jauh dari keduanya Cak Imin hanya memiliki elektabilitas sebesar 1.0 persen. Dengan ini nama Erick Thohir bersaing dengan Khofifah dan mengungguli Cak Imin sebagai tokoh NU potensial untuk diusung pada Pilpres 2024 mendatang.

Seperti diketahui, Erick Thohir merupakan kader NU dan bagian dari warga NU atau nahdliyin yang namanya kerap muncul di bursa Pilpres 2024. Ia kerap dikaitkan dengan NU lantaran berkontribusi besar sebagai Anggota Kehormatan Banser terhadap kemajuan dan perkembangan NU di era moderen saat ini.

Erick Thohir merupakan pemimpin yang berjasa menyukseskan acara Harlah ke-100 NU. Dalam kesempatan ini ia menerima amanah dari PBNU sebagai Ketua Steering Committee (SC) Harlah ke-100 NU.

Ia juga berkontribusi menyejahterakan nahdliyin melalui inisiasi program 250 Badan Usaha Milik NU atau BUMNU. BUMNU ini merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi bagi para nahdliyin di seluruh Indonesia.

 

Tak ayal Erick Thohir kerap dikaitkan sebagai pemimpin dari kalangan NU di bursa Pilpres 2024 mendatang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement